Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Iran Beberkan Penyebabnya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 13 April 2026 | 17:05 WIB
Foto ilustrasi Iran jelaskan alasan dua kapal tanker Pertamina belum bisa melintas (Kolase tangkapan layar dari wikimedia)
Foto ilustrasi Iran jelaskan alasan dua kapal tanker Pertamina belum bisa melintas (Kolase tangkapan layar dari wikimedia)

TITIKTEMU.CO - Dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping hingga kini masih tertahan di kawasan Selat Hormuz karena situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil.

Di jalur pelayaran minyak paling penting di dunia tersebut, di mana otoritas keamanan Iran menerapkan prosedur ketat bagi setiap kapal yang ingin melintas demi menjaga keamanan di tengah kondisi geopolitik yang masih dipengaruhi situasi konflik.

Iran: Selat Hormuz Tidak Ditutup, Tapi Aturan Diperketat

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menjelaskan bahwa sebenarnya negaranya tidak menutup akses pelayaran di Selat Hormuz, namun seluruh kapal yang melintas wajib mengikuti sejumlah protokol keamanan yang lebih ketat dibanding kondisi normal.

Menurutnya, jalur laut yang menjadi salah satu arteri utama perdagangan minyak global tersebut saat ini masih berada dalam fase sensitif karena pengaruh situasi perang, sehingga setiap kapal harus menjalani prosedur tambahan sebelum mendapatkan izin melintas.

Ia menyebut bahwa protokol tersebut meliputi koordinasi dengan pihak keamanan Iran, termasuk proses komunikasi dan negosiasi yang bertujuan memastikan aktivitas pelayaran tetap aman serta tidak menimbulkan potensi ancaman di wilayah perairan strategis tersebut.

Baca Juga: Drama Korea Bertema Chaebol Paling Ikonik: Dari Cinta Kontrak hingga Dunia Elite yang Penuh Intrik

Kapal Tanker Pertamina Masih Menunggu Izin Melintas

Dua kapal yang dimaksud adalah VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, keduanya merupakan kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping yang saat ini berada di kawasan Teluk Arab dan masih menunggu proses izin untuk melewati Selat Hormuz.

Perusahaan bersama pemerintah Indonesia terus melakukan koordinasi intensif agar kedua kapal tersebut dapat segera melanjutkan perjalanan.

Perwakilan perusahaan, Vega Pita, yang menjabat sebagai pejabat Corporate Secretary PIS, menyampaikan bahwa komunikasi diplomatik terus dilakukan dengan melibatkan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia guna memastikan proses perizinan berjalan lancar.

Baca Juga: Wacana War Ticket Haji Ramai Dibahas, Pemerintah Tegaskan Masih Tahap Kajian

Diplomasi dan Keselamatan Awak Jadi Prioritas

Pihak perusahaan menegaskan bahwa hingga saat ini pemantauan situasi di kawasan tersebut dilakukan setiap hari, termasuk pembahasan berbagai skenario teknis agar kapal dapat melewati Selat Hormuz secara aman tanpa membahayakan awak kapal maupun muatan energi yang dibawa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X