Gempa Dahsyat 6,9 SR Guncang Filipina: 69 Tewas, Ratusan Luka, Bangunan Bersejarah Runtuh

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 12:56 WIB
Bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Filipina, kini sisakan kisah pilu bagi warga setempat. (X.com/@metmalaysia)
Bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Filipina, kini sisakan kisah pilu bagi warga setempat. (X.com/@metmalaysia)

TITIKTEMU.COFilipina kembali diguncang tragedi besar setelah gempa bumi berkekuatan 6,9 skala richter melanda wilayah tengah hingga selatan pada Selasa (30/9/2025).

Getaran kuat dengan kedalaman hanya 10 kilometer ini menimbulkan kerusakan masif. Sedikitnya 69 orang tewas dan lebih dari 140 orang luka-luka, menurut laporan Al Jazeera pada Kamis (2/10/2025).

Gedung-gedung roboh, listrik padam, dan ribuan orang panik berlarian ke jalanan. Kepanikan massal menyelimuti Cebu, Mindanao, dan sejumlah wilayah lain.

Baca Juga: Mahfud MD Soroti Program Makan Bergizi Gratis: Cucu Jadi Korban Keracunan, BGN Catat 6.457 Kasus Nasional

Korban Jiwa di Cebu dan Bogo City

Bogo City di Cebu menjadi salah satu titik paling parah. Lebih dari 20 korban jiwa, termasuk anak-anak, dilaporkan meninggal dunia.

Ironisnya, sebuah kompleks olahraga yang dijadikan tempat pengungsian justru berubah menjadi lokasi tragedi ketika atapnya runtuh dan menimpa warga.

Gereja Bersejarah Hancur di Daanbantayan

Gubernur Cebu, Pam Baricuatro, mengungkapkan duka mendalam atas robohnya sebuah gereja bersejarah di Daanbantayan.

“Bangunan itu merupakan identitas kultural dan spiritual masyarakat Cebu. Runtuhnya gereja menjadi simbol betapa parah dampak gempa kali ini,” ucapnya.

Kepanikan di Mindanao: “Saya Pikir Itu Akhir Hidup Saya”

Baca Juga: Firnando Hadityo Dorong BUMN Tambang Jalankan Reklamasi Nyata dan Berkelanjutan

Kisah memilukan datang dari Mindanao. Nilda Masibay, warga General Santos, menceritakan detik-detik kepanikan saat berada di dalam mall yang berguncang hebat.

“Saya sangat gugup, jantung saya berdebar kencang. Saya pikir itu akhir hidup saya,” ungkapnya kepada relawan World Vision.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X