Usai Tsunami Akibat Gempa 8,7 Kamchatka, Empat Paus Terdampar di Pantai Chiba Jepang

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 30 Juli 2025 | 15:38 WIB
Paus terdampar imbas tsunami Jepang. (Threads/lawofopinions)
Paus terdampar imbas tsunami Jepang. (Threads/lawofopinions)

TITIKTEMU.CO - Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 8,7 yang mengguncang Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada Rabu, 30 Juli 2025, menimbulkan gelombang tsunami yang menerjang wilayah Pasifik Rusia dan pesisir Jepang.

Dampak tsunami tersebut tak hanya memicu gelombang tinggi, tetapi juga menyebabkan fenomena alam mengejutkan: setidaknya empat ekor paus ditemukan terdampar di wilayah pantai Kota Tateyama, Prefektur Chiba, Jepang. Peristiwa ini bahkan sempat terekam dalam siaran langsung salah satu stasiun televisi nasional Jepang.

Baca Juga: Tsunami 30 cm Terdeteksi di Jepang Akibat Gempa Kamchatka, Warga Diimbau Waspada Gelombang Susulan hingga 3 Meter

Setelah peringatan dini tsunami dikeluarkan oleh otoritas Jepang, gelombang pertama mulai mencapai kawasan pesisir timur laut, tepatnya di Hokkaido, sekitar pukul 10.40 waktu setempat. Menurut laporan NHK, gelombang awal yang terpantau memiliki ketinggian sekitar 30 sentimeter.

Para ahli menjelaskan bahwa meskipun paus umumnya hidup di perairan dalam dan tidak terdampak langsung oleh gelombang tsunami, mereka tetap bisa terbawa arus jika terjadi perubahan mendadak pada permukaan air atau aliran arus laut saat tsunami mendekati pantai. Penurunan air yang drastis saat tsunami datang bisa menjebak paus di area dangkal, sehingga menyebabkan mereka terdampar.

Baca Juga: Dampak Gempa Kamchatka: Ini 10 Daerah di Indonesia Berstatus Waspada Tsunami, Jayapura dan Gorontalo Termasuk

Cuplikan video kejadian paus-paus terdampar ini pun cepat menyebar di media sosial. Salah satu unggahan viral datang dari akun Thread @lawofopinions yang menulis, “Breaking News: Setidaknya empat paus terdampar di Pantai Jepang, hanya beberapa jam setelah gempa besar berkekuatan M8,7 melanda dan peringatan tsunami dikeluarkan.”

Fenomena ini menambah daftar panjang dampak alam yang terjadi akibat gempa besar yang mengguncang wilayah Pasifik, dan menjadi pengingat bahwa bencana geologis bisa menimbulkan efek luas, tak hanya pada manusia tapi juga kehidupan laut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X