Kisah Sukses Kumora Cookies: Camilan Tuna dan Kelor dari Proyek Kampus hingga Menjadi UMKM Binaan BRI

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 30 Juli 2025 | 10:12 WIB
Kumora Cookies Melejit Jadi UMKM Sukses Berkat Rumah BUMN BRI Jakarta (Dok. BRI)
Kumora Cookies Melejit Jadi UMKM Sukses Berkat Rumah BUMN BRI Jakarta (Dok. BRI)

TITIKTEMU.CO – Siapa sangka, proyek kampus bisa menjadi awal dari perjalanan bisnis yang menjanjikan? Itulah yang dibuktikan oleh Destia Ardha Dewati, seorang mahasiswi yang berhasil mengubah tugas kuliah menjadi usaha bernama Kumora Cookies, camilan sehat berbahan dasar ikan tuna dan daun kelor.

Kumora Cookies lahir pada 27 April 2024 melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Bersama timnya, Destia ditantang untuk menciptakan produk inovatif yang berdampak positif bagi masyarakat. Melihat tingginya kandungan gizi dalam ikan tuna serta manfaat luar biasa dari daun kelor, mereka menciptakan camilan sehat yang tak hanya lezat tapi juga bergizi tinggi.

Baca Juga: Gibran Tanggapi Isu Pindah Kantor: Siap Ditugaskan di Papua atau IKN Sesuai Arahan Presiden

“Nama Kumora berasal dari singkatan Kukis Ikan Tuna dan Moringa—nama latin dari daun kelor. Karena memang bahan utama kami adalah dua komoditas tersebut,” terang Destia.

Tujuan utama dari pembuatan Kumora Cookies adalah membantu mengurangi angka stunting di Indonesia dengan menyediakan alternatif camilan sehat yang kaya protein dan nutrisi.

Tak hanya berhenti di bangku kuliah, bisnis Kumora Cookies terus berkembang. Pada 31 Juli 2024, mereka resmi bergabung dalam program Rumah BUMN BRI Jakarta Pusat. Melalui pembinaan intensif di sana, tim Kumora mendapatkan pendampingan mulai dari legalitas usaha, manajemen bisnis, hingga strategi pengembangan produk. Kini, Kumora Cookies sudah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi PIRT, dan label halal dari MUI.

Baca Juga: Thailand dan Kamboja Capai Kesepakatan Gencatan Senjata, Malaysia Jadi Mediator Utama

Berlokasi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, usaha ini juga memperluas produknya dengan menghadirkan Kumora Crackers—varian asin berbasis ikan tuna dan daun katuk yang baik untuk meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui.

“Kalau Kumora Cookies kami tujukan untuk anak-anak dan ibu hamil, maka Kumora Crackers lebih fokus ke ibu menyusui dan anak-anak juga,” jelas Destia.

Produk-produk Kumora telah dipasarkan ke berbagai wilayah seperti Jakarta, Yogyakarta, Tegal, Ciamis, dan Purwokerto. Penjualan dilakukan secara daring melalui TikTok Shop dan Shopee. Dari hasil tersebut, mereka berhasil mengumpulkan omzet hingga Rp2 juta per bulan, sembari tetap menjalankan aktivitas kuliah.

Baca Juga: Justin Hubner Resmi Gabung Fortuna Sittard, Siap Unjuk Gigi di Liga Belanda

Destia juga mengungkapkan bahwa bergabung dengan Rumah BUMN BRI bukan hanya berdampak pada bisnis, tetapi juga perkembangan pribadinya. Ia dan tim belajar mengatur waktu, terutama karena sistem penjualannya berbasis pre-order.

"Di Rumah BUMN kami belajar banyak tentang cara mengelola usaha secara efisien, mulai dari pemasaran, produksi, hingga manajemen waktu,” tambahnya.

Selain itu, Rumah BUMN juga memperluas koneksi bisnis mereka melalui jejaring UMKM yang dibina. Destia berharap, Kumora Cookies bisa berkembang lebih luas dan dikenal hingga ke pasar internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X