Eskalasi Konflik Palestina-Israel Meningkat, Ketua Umum PBNU : Hentikan Perang di Palestina dan Israel!

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Selasa, 10 Oktober 2023 | 06:12 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).  (nu online/jordan haikal)
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). (nu online/jordan haikal)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menyatakan keprihatinan atas konflik Palestina-Israel.

Eskalasi konflik di jalur Gaza kian meningkat. Serangan balasan dari kedua kubu terus berjalan sejak Sabtu (7/10/2023) dengan korban tewas mencapai lebih dari 1.000 jiwa di kedua pihak.

Oleh karenanya PBNU menyatakan ; menyerukan dihentikannya kekerasan yang berujung perang antara Hamas Palestina dengan Israel yang meletus pada Ahad (8/10/2023).

Baca Juga: Waktu Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 Diperpanjang

“Hentikan kekerasan di wilayah keduanya,” ujar Gus Yahya sapaan Yahya Cholil dalam keterangannya, Senin (9/10/2023).

Pernyataan itu ditandatangani Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf dan Sekjen H. Saifullah Yusuf. Seruan ini disampaikan terkait dengan jatuhnya ratusan korban warga sipil, imbas dari roket yang ditembakkan oleh kedua pihak.

Baca Juga: Kereta Cepat Whoosh Akan Mendukung Piala Dunia U-17

Gus Yahya, yang selama ini aktif dalam kampanye perdamaian global, juga mengajak seluruh pihak terkait dan masyarakat internasional agar bertindak dengan langkah tepat dan menentukan.

Selanjutnya, Ia mendorong agar langkah tersebut dapat mencapai penyelesaian yang adil antara Palestina dan Israel sesuai hukum internasional.

Baca Juga: TETO Merayakan Resepsi Double Tenth Pertama Sejak Pandemi

“Masyarakat internasional harus bertindak dengan langkah-langkah yang lebih tegas (decisive) menuju penyelesaian yang adil atas masalah Israel dan Palestina sesuai hukum dan kesepakatan-kesepakatan internasional yang ada,” jelas Gus Yahya.

Ulama yang aktif mendorong agama menjadi solusi konflik global tersebut juga menyerukan Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB untuk tidak menggunakan Hak Veto hanya demi membela salah satu pihak.

“Keadilan dan kemanusiaan harus dijadikan landasan sikap yang absolut,” katanya.

Baca Juga: Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK 2023 Diperpanjang. Ini Jadwal Terbarunya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Sumber: rilis PBNU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X