TITIKTEMU.CO YOGYAKARTA - Trending di twitter saat ini, terkait meninggalnya Tri Fajar Firmansyah, tukang parkir di Babarsari, Jogyakarta, buntut dari kerusuhan oknum suporter belum lama ini.
Babarsari memang dikenal sebagai salah-satu kawasan yang berbahaya. Sehingga Jogyakarta lantas dikebal sebagai “Gotham City tanpa Batman.” Di Babarsari pernah terjadi kerusuhan, setelah terjadi bentrok di sebuah karaoke.
Tri Fajar Firmansyah (23), tukang parkir itu, meninggal setelah dirawat di rumah sakit. Almarhum adalah warga Dusun Glendongan, Padukuhan Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Tri Fajar Firmansyah (23) meninggal akibat dianiaya oleh sekelompok orang saat terjadinya kericuhan okum suporter pada 25 Juli 2022 lalu.
Fajar, begitu ia kerap disapa, sempat mengalami kritis. Kepala belakangnya mengalami luka akibat benda tumpul, menurut keterangan polisi.
Baca Juga: Tema Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan : Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat, Begini Penjelasannya
Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Fajar yang merupakan suporter klub PSS Sleman itu dilarikan ke RSPAU Dr S Hardjolukito.
Nasib tidak ada yang tahu, delapan hari di rumah sakit, pada Selasa (02/08/22) Tri Fajar Firmansyah dinyatakan meninggal dunia
Klub Liga 1 Indonesia, PSS Sleman, menyatakan berkabung usai salah satu fans mereka Tri Fajar Firmansyah meninggal dunia, lantaran menjadi korban kerusuhan antar oknum suporter di Jogyakarta belum lama ini.
Melalui akun instagram PSS Sleman @pssleman pada Selasa (02/08/22), klub yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo tersebut mengumumkan kabar meninggalnya Tri Fajar Firmansyah.
Tri Fajar Firmansyah diduga menjadi korban salah sasaran buntut kerusuhan antar oknum suporter yang terjadi di Yogyakarta belum lama ini.
Juru parkir di depan Mirota Babarsari dianiaya sekelompok suporter. Lima pemuda diamankan setelah Polres Sleman melakukan patroli pada Senin siang hingga dini hari.
Ungkapan duka cita terus mengalir di twitter. Ditulis akun BTCY: Innalillahi wa innailaihi rojiun, telah berpulang satu anggota keluarga kami. Semoga amal ibadah Tri Fajar Firmansyah diterima di sisi Allah, dan juga pihak keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Rest In Pride, brother