Ia menyebut langkah Presiden Prabowo Subianto yang memberikan dukungan terhadap proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung menjadi sinyal bahwa berbagai laporan masyarakat kini mulai ditindaklanjuti secara serius.
Menurut Mahfud, penegakan hukum terhadap dugaan korupsi di lingkungan BGN merupakan langkah positif untuk memastikan tata kelola program strategis nasional berjalan lebih transparan dan akuntabel.
Dadan Hindayana Pernah Beri Penjelasan
Sebelumnya, Dadan Hindayana pernah memberikan klarifikasi terkait sorotan publik mengenai anggaran pengadaan sistem informasi pemenuhan gizi nasional yang nilainya disebut mencapai Rp1,2 triliun.
Baca Juga: Profil Mathew Baker, Bek Muda Timnas Indonesia yang Pecahkan Rekor Debut Termuda di Usia 17 Tahun
Ia menjelaskan bahwa proses pemilihan mitra strategis dan penggunaan anggaran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku serta berada dalam pengawasan yang ketat.
Dadan juga menegaskan bahwa keterlibatan Perum Peruri dalam proyek tersebut merupakan bagian dari mandat yang diberikan pemerintah kepada perusahaan tersebut sebagai penyedia layanan keamanan digital bagi instansi negara.
Menurutnya, seluruh proses kerja sama telah dilaksanakan secara transparan dan sesuai regulasi yang berlaku.
Hingga kini, proses hukum terkait dugaan korupsi di lingkungan BGN masih terus berjalan dan menjadi perhatian luas masyarakat.***