hukrim

Polisi Incar Pentolan Gengster Pembuat Onar di Kota Semarang Jawa Tengah

Rabu, 25 September 2024 | 08:35 WIB
Polisi Incar Pentolan Gengster Pembuat Onar di Kota Semarang Jawa Tengah (instagram @inwaranwar_94)

Di tengah upaya memulihkan ekonomi pasca-pandemi, Kota Semarang kini dihadapkan pada masalah serius.

Keberadaan gengster yang meresahkan. Polisi mulai memburu pentolan gengster yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Tindakan mereka terlibat dalam perkelahian dan tawuran yang mengakibatkan korban jiwa.

Sejak maraknya aksi gengster, kolaborasi antara polisi, TNI, dan pemerintah setempat semakin intensif.

Mereka melakukan patroli di berbagai lokasi, baik di jalan raya maupun perkampungan, demi menekan keberadaan kelompok ini.

Patroli ini diharapkan bisa mengembalikan rasa aman bagi warga Semarang.

Baca Juga: Firnando Ganinduto: Saya Ingin jadi DPR yang Bermanfaat, Bukan Anggota Dewan yang Sudah Terpilih Lalu Menghilang

"Dalam sepekan ada lima kasus dan 49 anak kita tangkap dan 24 diantaranya ditahan," kata Kepala Polrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, Rabu, 25 September 2024.

Hingga bulan September ini, sebanyak 117 anggota gengster berhasil ditangkap. Ironisnya, sebagian besar dari mereka adalah anak-anak dan remaja yang dilengkapi dengan senjata tajam.

Meskipun banyak yang ditangkap, pencarian terhadap pentolan gengster terus berlanjut. Salah satu yang diburu adalah Alba Fajri Ardiansyah, seorang tersangka dalam duel senjata tajam yang viral di media sosial.

Ciri-cirinya sudah disebarluaskan, dan masyarakat diimbau untuk melaporkan jika melihatnya.

Dalam upaya menekan aksi gengster, aparat juga berhasil menangkap Niko Noval Eka Saputra, ketua Gengster Kokar 411, beserta beberapa anggotanya.

Baca Juga: Link Download Honor of Kings Update Terbaru 2024: Jadwal Reset Season HOK S7 Kapan? Cek Daftar Penurunan Rank

Tawuran antara gengster ini telah menyebabkan seorang anggota mengalami luka serius dan harus dirawat di rumah sakit.

Kekerasan yang dilakukan oleh gengster ini sangat disayangkan. Abdur Rahman, Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang, mengutuk keras tindakan tersebut. 

Halaman:

Tags

Terkini