gaya-hidup

7 Kesalahan Parenting yang Sering Terjadi Tanpa Disadari dan Cara Memperbaikinya

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:10 WIB
Ilustrasi kesalahan parenting (Desain AI )

4) Terlalu cepat “menyelamatkan” anak

Niatnya membantu, tapi kalau semua disiapkan dan semua masalah dibereskan, anak kehilangan kesempatan belajar tanggung jawab dan problem solving.

UNICEF menekankan pengasuhan positif: tegas, hangat, dan membimbing—bukan menakut-nakuti. 

Perbaiki: beri “bantuan seperlunya”, bukan “ambil alih”. Contoh: “Kamu coba dulu, Mama dampingi.”

Baca Juga: Can This Love Be Translated? Tembus 118 Juta Jam Ditonton, Dunia Ikut Baper Bareng

5) Minim validasi emosi: “Ah, gitu aja nangis”

Anak butuh merasa dipahami sebelum bisa diarahkan. WHO menyoroti pentingnya intervensi pengasuhan yang menguatkan relasi orang tua–anak dan mengurangi pola keras (harsh parenting). 

Perbaiki: validasi singkat lalu arahkan: “Kamu kecewa ya. Boleh sedih. Setelah ini kita cari cara bareng.”

6) Membandingkan anak

“Masa adik bisa?” tanpa sadar melukai harga diri dan memicu rivalitas. Anak berkembang dengan tempo berbeda.

Perbaiki: bandingkan anak dengan dirinya sendiri: “Kemarin belum bisa, sekarang sudah lebih berani.”

Baca Juga: Omzet Triliunan Diselipkan ke Rekening Karyawan: PPATK Temukan Pola Baru di Kasus Pajak Tekstil

7) Kurang rutinitas dan kualitas interaksi

Bukan harus lama—yang penting hadir. CDC menekankan perhatian, respons yang hangat, dan aktivitas sesuai tahap usia sebagai bagian dari positive parenting. 

Perbaiki: buat ritual 10 menit (tanpa HP): baca buku, ngobrol, atau main peran sebelum tidur.

Halaman:

Tags

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB