TITIKTEMU.CO - Momen Idul Fitri ini memiliki ciri khas, yaitu kuliner ‘khas’ lebaran, selain ajang silaturahmi, bertemu dengan keluarga besar.
Kuliner khas lebaran yang sering terlihat saat Idul Fitri, misalnya opor ayam, ketupat dengan daun kelapa, semur daging, gudeg manggar, sotong pangkong, dan lainnya.
Ketupat, biasanya menjadi makanan pengganti nasi yang dibuat dalam jumlah banyak, sehingga makanan ini tidak akan langsung habis dalam sehari.
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga agar ketupat tidak cepat basi hingga 2 atau 3 hari setelahnya.
Takaran Beras yang Sesuai
Dimulai dengan isian beras, sebaiknya hanya mengisi ¾ beras ke dalam selongsong daun kelapa jika menggunakan beras pulen atau ⅓ beras pera.
Tambah Air Kapur Sirih
Air kapur sirih akan berperan sebagai pengawet yang membuat ketupat tidak akan cepat basi.
Baca Juga: Mana Dulu yang Didahulukan? Qadha Puasa Ramadan atau Puasa Syawal? Ini Ketentuannya
Caranya dengan menambahkan air beras sirih pada beras yang akan dimasukkan ke selongsong daun kelapa.
Selain membuat ketupat awet, air kapur sirih ini juga bisa membuat ketupat jadi terasa lebih kenyal.
Menyiram Ketupat dengan Air Dingin
Setelah ketupat matang, siram dengan air dingin atau air es yang fungsinya untuk menghentikan proses pemanasan ketupat.
Baca Juga: Pagi Hari Lebih Seru! Intip Jadwal Festival Balon Udara Wonosobo 2025 dan Lokasi