TITIKTEMU.CO-Ketika membicarakan kecerdasan buatan, kebanyakan orang langsung menyebut ChatGPT. Wajar saja, karena chatbot buatan OpenAI itu menjadi simbol ledakan AI generatif dalam beberapa tahun terakhir. Namun ada fakta yang cukup mengejutkan: AI yang paling sering dipakai masyarakat Indonesia kemungkinan bukan ChatGPT, melainkan AI yang sudah mereka gunakan setiap hari tanpa sadar.
Jika melihat data pengguna internet Indonesia yang telah menembus sekitar 220 juta orang, maka angka 119 juta pengguna setara dengan lebih dari separuh populasi online nasional. Menariknya, banyak dari mereka bahkan tidak merasa sedang menggunakan teknologi AI.
Baca Juga: Kamu Sudah Punya AI, Tapi Belum Tahu Cara Memerintahnya — Ini Bedanya
AI yang Diam-Diam Ada di Google Search
Saat mengetik pertanyaan di Google, pernahkah Anda melihat ringkasan jawaban otomatis muncul di bagian paling atas hasil pencarian?
Fitur tersebut dikenal sebagai Google AI Overviews, teknologi berbasis AI yang merangkum informasi dari berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan pengguna secara instan. Pada 2025, Google mengungkapkan bahwa AI Overviews telah menjangkau lebih dari 1,5 miliar pengguna per bulan secara global.
Dengan penetrasi internet Indonesia yang sangat besar dan dominasi Google Search sebagai mesin pencari utama, jumlah pengguna fitur AI ini di Indonesia diperkirakan mencapai ratusan juta interaksi setiap bulan. Banyak orang menggunakannya tanpa pernah membuka aplikasi AI khusus.
Baca Juga: Xiaomi Smart Band 10 Pro: Smartband Canggih untuk Gaya Hidup Modern dan Sehat
Kenapa Banyak Orang Tidak Menyadarinya?
AI Tidak Lagi Berbentuk Chatbot
Saat mendengar kata AI, sebagian besar orang membayangkan percakapan seperti di ChatGPT atau Gemini.
Padahal tren terbaru menunjukkan AI semakin sering "bersembunyi" di dalam layanan yang sudah digunakan sehari-hari. Mulai dari pencarian Google, rekomendasi video, penerjemah otomatis, navigasi peta, hingga filter spam email.
Artinya, seseorang bisa menggunakan AI berkali-kali dalam sehari tanpa pernah membuka aplikasi yang berlabel AI.
Baca Juga: Huawei Watch GT 2 Pro: Smartwatch Premium dengan Fitur Kesehatan Lengkap dan Desain Elegan
Sudah Menjadi Bagian dari Aktivitas Digital
Google Indonesia pernah mengungkap bahwa sekitar 80 persen pengguna digital Indonesia berinteraksi dengan AI setiap hari. Angka tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara.
Fenomena ini menunjukkan bahwa AI telah berubah dari teknologi futuristik menjadi alat yang menyatu dengan aktivitas harian.
Baca Juga: 7 Restoran Sunda Terlezat di Bandung untuk Makan Bareng Keluarga yang Wajib Dicoba
Artikel Terkait
Huawei Watch GT 2 Pro: Smartwatch Premium dengan Fitur Kesehatan Lengkap dan Desain Elegan
7 Restoran Sunda Terlezat di Bandung untuk Makan Bareng Keluarga yang Wajib Dicoba
Xiaomi Smart Band 10 Pro: Smartband Canggih untuk Gaya Hidup Modern dan Sehat
Banyak yang Baru Sadar: Promosi Jabatan Bisa Diam-Diam Menghambat Kamu Jadi Kaya
Lupakan Bali Dulu, Ini Kota-Kota WFA yang Lebih Nyaman dan Ramah Kantong
95 Kali Ekspor ke China, Kini Dirut PT MMS Ditahan: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Bangun Jam 3 Pagi, Pakai Seragam Loreng, hingga Latihan Menembak: Seperti Apa Hidup Calon Manajer Kopdes di Barak? Meta Description: Kisah calon mana