TITIKTEMU.CO - Gojek adalah salah satu aplikasi transportasi online yang paling dikenal di Indonesia.
Sejak diluncurkan, Gojek telah berkembang pesat dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, menawarkan berbagai layanan mulai dari ojek online hingga pengiriman barang.
Masih banyak yang penasaran mengenai siapa saja pendiri Gojek dan apakah Nadiem Makarim masih terlibat dalam perusahaan ini.
Begini sejarah berdirinya Gojek, sosok-sosok yang berperan sebagai pendiri, serta perkembangan terbaru terkait kepemilikan perusahaan. Mari kita hadirkan perjalanan Gojek dari awal berdirinya hingga saat ini.
Profil Singkat Gojek
Gojek didirikan pada tanggal 5 Oktober 2010 di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini awalnya beroperasi dengan sekitar 20 pengemudi ojek dan menggunakan sistem pemesanan melalui call center.
Seiring perkembangan teknologi, Gojek meluncurkan aplikasi mobile pada tahun 2015 yang memungkinkan pengguna untuk memesan layanan dengan lebih mudah dan cepat.
Saat ini, Gojek merupakan anak perusahaan dari GoTo Group yang berdiri sejak tahun 2021.
Selain layanan transportasi, Gojek juga menawarkan berbagai layanan digital seperti pesan makanan, pembayaran, dan pengiriman barang, menjadikannya sebagai salah satu platform multifungsi terkemuka di Asia Tenggara.
Siapa Pendiri Gojek?
Banyak orang mengenal Nadiem Makarim sebagai sosok utama di balik lahirnya Gojek. Namun, ia bukan satu-satunya pendiri yang menauinya.
Bersama Nadiem, terdapat dua tokoh lainnya yaitu Kevin Aluwi dan Michaelangelo Moran yang juga berkontribusi besar dalam membangun perusahaan ini.
Ide untuk mendirikan Gojek muncul dari pengalaman pribadi Nadiem yang sering menggunakan jasa ojek di Jakarta.
Ia menyadari bahwa banyak pengemudi ojek yang menunggu penumpang di pangkalan, sehingga waktu kerja mereka menjadi tidak efisien.
Dari situ, Nadiem berinisiatif untuk menciptakan platform yang dapat menghubungkan penumpang dengan pengemudi secara lebih efektif.
Perkembangan Gojek dan Status Kepemilikan Nadiem Makarim
Sejak awal berdirinya, Gojek telah mengalami berbagai perubahan dan inovasi. Pada tahun 2015, peluncuran aplikasi mobile menjadi titik balik bagi perusahaan ini untuk berkembang pesat.
Artikel Terkait
Jelang Wukuf di Arafah, Kiai Kafabihi Ingatkan Jamaah Haji: Jangan Hanya Sibuk Ibadah, Tapi Jaga Tenaga dan Adab
“Saya Tak Punya Uang Itu”: Curhat Nadiem Usai Dituntut Bayar Rp 5,68 Triliun Bikin Publik Geger
Baru Tayang, ‘My Royal Nemesis’ Langsung Rajai Netflix Global dan Bikin Pecinta Drakor Ketagihan
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 Mulai Kapan? Rute, Jam, dan Rekayasa Lalu Lintas di Bandung
Gangguan BYOND BSI Hari Ini 16 Mei 2026: Penyebab, Solusi, dan Kapan Layanan Kembali Normal?
Jadwal Buka Tutup Puncak Bogor Sabtu 16 Mei 2026: Tips Perjalanan Lancar ke Destinasi Wisata Hari Ini
Verifikasi UID FF Kipas: Download Aplikasi Kipas MOD Auto Headshot dan Skin Premium Gratis Free Fire, Cek Bahaya dan Risiko
Menteri UMKM Larang Marketplace Naikkan Biaya Layanan, Seller dan UMKM Dapat Perlindungan
Harga Token Berbayar Vote Indonesian Idol 2026 Berapa Sih? Dugaan Penggelapan Dana Voting oleh Ketua Fanbase
Siapa Aman Yani? Gubernur Jabar KDM Terjun Langsung Usut Kasus Viral Indramayu