BYD Resmikan Sirkuit All-Terrain NEV di Zhengzhou, Hadirkan Pengalaman Berkendara Ekstrem dan Edukasi Teknologi

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:14 WIB
BYD resmikan Sirkuit All-Terrain NEV di Zhengzhou.
BYD resmikan Sirkuit All-Terrain NEV di Zhengzhou.

Berlanjut ke Dynamic Paddock, area seluas 15.300 meter persegi ini menampilkan berbagai skenario berkendara harian seperti slalom, moose test, dan parkir otomatis, menekankan kenyamanan dan kelincahan kendaraan.

Bagi pengunjung yang ingin merasakan performa maksimal, zona Race Track menyediakan lintasan sepanjang 1.758 meter dengan sembilan tikungan dan trek lurus 550 meter. Di sini, akselerasi, handling, dan stabilitas kendaraan diuji dalam kecepatan tinggi.

Off-Road, Pasir, hingga Pengisian Daya Super Cepat

Pengalaman berlanjut ke Off-Road Park dengan 27 skenario lintasan, termasuk tanjakan ekstrem hingga 42 derajat, yang menunjukkan kemampuan distribusi torsi dan penggerak semua roda berbasis kontrol elektronik BYD.

Zona Indoor Sand Dune menghadirkan lintasan pasir buatan dengan perbedaan ketinggian vertikal mencapai 29,6 meter. Lintasan ini diakui oleh Guinness World Records sebagai tanjakan pasir buatan tertinggi dan terbesar untuk pengujian kendaraan.

Baca Juga: Beasiswa S1 UNHAN 2026 Dibuka, Kuliah Gratis Lengkap Asrama dan Uang Saku untuk Lulusan SMA/Sederajat

Tak kalah penting, BYD juga memperkenalkan teknologi Megawatt Flash Charging, yang mampu mengisi daya dari 20% hingga 80% hanya dalam 5 menit, dengan daya lebih dari 1.000 kW. Teknologi ini memungkinkan tambahan jarak tempuh hingga 400 km, sekaligus mengurangi kekhawatiran jarak tempuh pengguna kendaraan listrik.

Zona Wading Pool menampilkan kemampuan kendaraan melintasi genangan air, termasuk demonstrasi YANGWANG U8 yang dapat bermanuver di dalam air berkat teknologi platform e⁴. Sementara Camping Area menunjukkan fleksibilitas NEV dalam mendukung gaya hidup dan aktivitas rekreasional.

Relevansi Global, Termasuk Pasar Indonesia

Menurut Eagle Zhao, seluruh teknologi yang ditampilkan di sirkuit ini dirancang agar relevan untuk berbagai kondisi jalan, termasuk di Indonesia yang memiliki karakter geografis dan iklim beragam.

“Teknologi BYD dirancang adaptif dan andal di berbagai kondisi, sehingga sangat relevan untuk pasar seperti Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Kain Indonesia by Shifara, UMKM Binaan BRI Ini Mampu Hidupkan Nafas Wastra Nusantara Lewat Koleksi Office Wear

Ke depan, BYD juga berencana membuka sirkuit all-terrain baru di Shaoxing, serta mengembangkan program New Track Scheme bersama CAMF untuk memperluas budaya motorsport dan edukasi otomotif.

Melalui jaringan sirkuit all-terrain ini, BYD menegaskan pendekatan berbasis pengalaman dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik, sekaligus mendukung percepatan transisi menuju mobilitas yang lebih aman dan berkelanjutan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X