Mengenal Fenomena January Blues, Mengapa Awal Tahun Terasa Berat?

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Jumat, 9 Januari 2026 | 11:13 WIB
Mengenal Fenomena January Blues, Mengapa Awal Tahun Terasa Berat? (Pexels)
Mengenal Fenomena January Blues, Mengapa Awal Tahun Terasa Berat? (Pexels)

TITIKTEMU.CO - Alih-alih penuh semangat, bulan Januari justru kerap terasa muram bagi sebagian orang.

Setelah hiruk-pikuk liburan berakhir, muncul rasa sendu, lesu, hingga kehilangan motivasi. Kondisi inilah yang dikenal sebagai January Blues, fenomena psikologis yang biasa muncul di awal tahun.

Pergantian tahun sering dipersepsikan sebagai momen awal yang penuh harapan. Resolusi baru disusun, target hidup ditata ulang, dan semangat perubahan digaungkan di mana-mana.

Baca Juga: Apa Itu Coklat Hush? Benarkah Ampuh Sebagai Intimacy Booster!

Namun kenyataannya, tidak semua orang merasakan euforia tersebut. Banyak yang justru mengalami penurunan suasana hati begitu kalender memasuki bulan Januari.

Menurut psikolog Dr. Lalitaa Suglani, January Blues merujuk pada kondisi emosional berupa rasa sedih, kurang energi, kehilangan motivasi, hingga perasaan kesepian setelah musim liburan berakhir.

Fenomena ini banyak dibahas karena dampaknya cukup nyata pada kesehatan mental dan produktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Ketika Pohon Jati Menggugurkan Daun-daun: Kehilangan Bukan Akhir Segalanya

Apa Itu January Blues?

January Blues bukan gangguan mental klinis, melainkan respons emosional yang dipicu oleh perubahan situasi dan ritme hidup.

Setelah melewati masa liburan Natal dan Tahun Baru yang identik dengan kebersamaan, hadiah, dan waktu istirahat, seseorang harus kembali menghadapi rutinitas kerja, sekolah, serta berbagai tuntutan hidup.

Transisi mendadak dari suasana santai ke aktivitas yang padat ini membuat jetleg, dan yang sering memicu rasa sendu di awal tahun.

Baca Juga: Resolusi Tahun Baru Bukan Tradisi Baru, Jejaknya Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu

Penyebab January Blues yang Perlu Diketahui

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X