Ganti FOMO dengan JOMO: 3 Cara Menikmati Hidup Tanpa Ikut Tren

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Sabtu, 16 Agustus 2025 | 10:04 WIB
Foto ilustrasi mengurangi aktivitas bermedia sosial untuk menerapkan konsep sikap JOMO. (Unsplash/Antonio Visalli)
Foto ilustrasi mengurangi aktivitas bermedia sosial untuk menerapkan konsep sikap JOMO. (Unsplash/Antonio Visalli)

TITIKTEMU.CO – Jika selama ini banyak orang terjebak dalam kebiasaan fear of missing out (FOMO), kini hadir tren baru yang lebih sehat, yaitu joy of missing out (JOMO).

Berbeda dengan FOMO yang muncul karena rasa takut ketinggalan tren atau aktivitas orang lain, JOMO justru menekankan pada kebahagiaan dari menikmati momen yang ada dan merasa cukup dengan hal-hal yang benar-benar disukai.

Dengan JOMO, seseorang tidak perlu mengikuti semua tren hanya demi dianggap “up to date”. Sebaliknya, mereka bisa lebih fokus pada diri sendiri, menemukan kepuasan dari hal sederhana, dan hidup lebih tenang.

Baca Juga: Qatar Blokir Roblox Demi Lindungi Anak, Indonesia Juga Ingatkan Bahaya Game Online

Tips Menumbuhkan Sikap JOMO

Bagi sebagian orang, mengurangi kebiasaan FOMO tidaklah mudah. Namun, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan agar lebih terbiasa menikmati JOMO:

1. Batasi Penggunaan Media Sosial

Tentukan jadwal kapan saja boleh membuka media sosial dan kapan harus berhenti. Misalnya hanya di jam tertentu, lalu hindari mengaksesnya menjelang tidur.

Waktu luang tanpa media sosial bisa diisi dengan aktivitas lain seperti membaca buku, berolahraga ringan, atau sekadar beristirahat.

Baca Juga: 5 Teknik Pernapasan Sederhana untuk Mengurangi Stres dan Menenangkan Pikiran

2. Berani Menolak Ajakan

Tidak ada salahnya sesekali menolak ajakan hangout jika terlalu sering dilakukan. Selain menghindari pemborosan, hal ini juga membantu menjaga energi dan membuat momen kebersamaan jadi lebih berkesan.

3. Fokus pada Diri Sendiri

Alih-alih sibuk membandingkan diri dengan orang lain, cobalah fokus pada minat dan hobi pribadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X