Aku berkata, “Jangan menyiksaku, berikanlah mutiara hatimu kepadaku”
Dia berkata, "Jika begitu, angkatlah dan bawalah dengan kelembutan"
Aku mencicipi kopi di pasar seperti madu yang manis
Aku menghirup aromanya, lebih harum dari cengkeh
Di tengah taman yang indah, penuh bunga dan kebahagiaan
Kecapi berbunyi 'dindan din', dan genderang berdetak 'tabtab tab'
Tab tabtab tibi tabtab tib tabtab tabtab dentuman musik menyenangkanku
Stap bergema, dan tarian membuatku bahagia
Suara merdu terdengar di antara dedaunan pohon pir
Bulan bersinar terang, tak menghapus impian-impian indahku
Dan andai kau melihatku menunggang keledai kurus
Berjalan dengan tiga kaki seperti pincangnya seseorang
Orang-orang mengomentari keindahanku di pasar dengan kehebohan
Semuanya berceloteh, "keak keak," di belakangku dan di sekelilingku
Tapi aku berjalan pergi, melarikan diri dari rasa malu
Artikel Terkait
Link Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2025 Plus Cara Downloadnya: Lengkap Versi Kemenag dan Muhammadiyah Panduan Lengkap untuk Beribadah dengan Tepat Waktu
Tradisi Dugderan dengan Tabuhan Bedug Ijo Mangunsari Buka Ramadhan
Contoh Materi Kultum atau Ceramah Hari Ketiga Ramadhan, Menjadikan Puasa Ramadhan Lebih Bermakna
Ada Bazar Berkah Ramadan 1446 H Di Kabupaten Bantul, Halal, Sehat, dan Terjangkau
Yuk Ikutan Pasaraya Ramadan Competition, Ini Caranya
Ramadan Penuh Cinta Di SCTV Dengan Program Signature
125 UMKM dan PKL Ikut Festival Kampung Ramadan Rembang
Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Rupiah di Sragen dan Soloraya Ramadan 2025