Penulis Resensi Ini Beri Rating 4.2*/5* untuk Novel “Gadis Kretek”. E-novel Ini Bisa Dibaca di @ipusnas

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Sabtu, 16 Juli 2022 | 04:26 WIB
Sampul baru novel "Gadis Kretek" karya Ratih Kumala (pic/gramedia.com)
Sampul baru novel "Gadis Kretek" karya Ratih Kumala (pic/gramedia.com)

Baca Juga: Abel Camara Bawa Arema Malang Ungguli Borneo Samarinda di leg 1 Piala Presiden 2022

Sebenarnya dunia industri rokok bukan hal asing bagi saya—mengingat di kota kelahiran saya berdiri salah satu pabrik rokok kretek terbesar di Indonesia—tetapi saat membaca novel ini, saya merasa mendapatkan informasi baru mengenai rokok, baik sejarahnya, prosesnya, rasanya, hingga resep rahasia racikan rokok.

Saya sangat mengapresiasi penulis yang berusaha meramu semua unsur tersebut dengan porsi yang pas dan riset yang serius sekaligus mendalam mengenai industri rokok Indonesia.

Dari segi sejarah, pembaca akan diajak ke masa sekitar tahun 1940-an sampai 1965. Pada masa itu di Indonesia sedang berlangsung penjajahan Belanda dan Jepang hingga terjadinya G30S. Berbagai peristiwa itu ternyata turut mewarnai lika-liku perjalanan bisnis rokok rumahan hingga menjadi rokok ternama di Indonesia.

Baca Juga: Kunto Aji Rilis Salam Pada Rindu, Lagu Tentang Keluarga yang Sangat Menyentuh

Dalam kisah masa lalu ini, pembaca akan diperkenalkan dengan kisah panjang perjuangan dan persaingan bisnis kretek yang dilakukan oleh generasi pertama perintis rokok kretek Djagad Raja, Idroes Moeria (ayah Jeng Yah/Gadis Kretek) dengan Soejagad (ayah Purwanti). Pada bagian ini saya menikmati dan merasakan rangkaian cerita dan latar yang begitu detail dan apik.

Dari novel ini saya juga mendapatkan informasi kalau dahulu rokok pernah diperjualbelikan di toko obat sebab kandungan cengkeh dalam rokok dipercaya dapat menyembuhkan penyakit asma. Selain itu, pada zaman dahulu wajah pembuat kretek dipasang di kemasan rokok sehingga orang mengetahui si pembuat rokok.  

Kata kretek yang dijadikan judul tidak hanya sekadar tempelan. Di novel ini, penulis menulis dengan lihai mengenai cara membuat rokok, mulai dari penggunaan daun jagung yang dikeringkan (klobot) lalu diisi tembakau dan cengkeh, klembak menyan, hingga akhirnya papier (kertas pembungkus).

Baca Juga: Incantation Jadi Film Horor Terseram dan Terlaris Sepanjang Masa, Berani Nonton?

Kamu generasi Milenial masih menjumpai klobot tidak? Saya pribadi terakhir melihat klobot dan tembakau sekitar 2,5 tahun lalu, saat acara pengabdian masyarakat di Boyolali, Jawa Tengah. Di Desa penghasil tembakau tersebut masih banyak masyarakat yang merokok manual, menggunakan klobot, tingwe (linting dhewe).

Selain unsur sejarah, penulis juga pandai meramu latar belakang kisah dengan memasukkan unsur budaya di dalam novel. Penulis menyisipkan cerita legenda Roro Mendut mengenai ludah Roro Mendut yang manis menambah cita rasa rokok. Kisah Roro Mendut ini menguatkan anggapan Idroes Moeria bahwa putrinya Jeng Yah mempunyai ludah yang manis seperti Roro Mendut.

Selain itu, kepercayaan yang hidup di dalam masyarakat juga tak luput dari pengamatan penulis, seperti pesan Mak Iti’, dukun bayi yang membantu Roemaisa melahirkan Jeng Yah kepada Idroes Moeria.

Baca Juga: Sheila Dara, Dion Wiyoko, dan Reza Rahadian Terlibat Cinta Segitiga dalam Ada Yang Hilang dalam Cinta

“Sebelum pergi, Mak Iti’ berpesan, “Ari-arinya ditaruh di kendil, kubur di depan rumah, kasih sentir, biar terang. Kamu tunggui mulai Maghrib sampai Subuh, seminggu jangan ditinggal.” (hlm 104)

Walaupun Idroes Moeria berusaha menjaga ari-ari (batur) Jeng Yah, belum genap satu minggu ari-ari itu dicuri orang. Membuat satu desa gempar. Namun, entah hanya cocoklogi atau otak-atik gathuk nyatanya peristiwa hilangnya ari-ari Jeng Yah menjadi pertanda yang menggambarkan nasib keluarga Jeng Yah di masa depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: senjabahasa.wordpress.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X