Di sekolah itulah Dinda bertemu dengan sekolah Baskara, dan beberapa pengajar seperti Adella, Mr. Bejo, dan Bonang.
Baca Juga: Lewat Before, Now & Then, Laura Basuki Sabet Penghargaan Berlinale Film Festival
Dinda merasa berada di tempat yang tepat serta nyaman. Namun, dia tidak tahu bahwa ada bahaya yang mengintainya di sekolah barunya itu.
Hal ini membuat saudara Dinda, Miko (Ali Fikry) dan Kresna (Andryan Bima) diam-diam menyelidiki sekolah Mata Hati. Mereka menemukan fakta mengejutkan tentang sekolah itu.
Sebab, di sekolah itu ada banyak kasus anak hilang tanpa kejelasan, dan tidak pernah diselidiki. Miko dan Kresna curiga kuntilanak masih terus mengikuti Dinda kemanapun ia pergi.
Baca Juga: Film Yuni Gagal, Ini Daftar Lengkap Nominasi Oscar 2022
Sementara itu, melihat aura istimewa yang dimiliki Dinda, Di sisi lain, Baskara melaporkan kepada Eyang Sukma (Sara Wijayanto), pendiri sekolah Mata Hati yang misterius.
Apakah hilangnya para siswa Mata Hati ada hubungannya dengan Eyang Sukma atau kuntilanak yang masih mengikuti Dinda?
Sentuhan drama, dan fantasi masih jadi hal unik yang ditunggu-tunggu penonton. Rizal Mantovani selaku sutradara mengklaim film ini memberikan pengalaman berbeda.
Baca Juga: Tidak Hanya Yuni, 7 Film Indonesia Terbaik Ini Pernah Masuk Nominasi Oscar
“Film ini digarap sangat serius, ini cocok ditonton semua umur karena ceritanya yang ringan, dan visual yang memanjakan mata,” ujar Rizal Mantovani.***
Artikel Terkait
7 Film Hollywood Terbaru yang Bisa Ditonton Bulan Desember
Tayang di Bioskop Mulai 9 Desember, Ini Alasan Film Yuni Wajib Ditonton
Tidak Hanya Yuni, 7 Film Indonesia Terbaik Ini Pernah Masuk Nominasi Oscar
7 Film Tentang Ibu Ini Bakal Bikin Hatimu Termehek-mehek
Tayang di Bioskop 6 Januari, Ini Sinopsis Film ‘Cinta Pertama, Kedua dan Ketiga’
Film The Batman Memecahkan Rekor Box Office dalam Pembukaan Penjualan Tiketnya di Korea Selatan