“Dia menawarkan langsung lowongan CPNS itu. Kebetulan anak saya baru lulus sarjana,” turur Agustin.
Agustin menambahkan Olivia mengaku bisa membantu anaknya masuk PNS. Syaratnya setor uang Rp 25 juta. Olivia kemudian meminta Agustin mencari 16 orang lagi.
Baca Juga: Kristalisasi Keringat Tukul Arwana, dari Sopir Angkot Hingga Komedian Papan Atas
Laporan Agustin diterima Polda Metro Jaya dengan Nomor LP/B/4728/IX/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal : 23 September 2021.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya sudah mengirim surat panggilan kepada Olivia Nathania untu pemeriksaan.
“Sudah kita kirim suratnya. Pemeriksaan kemungkinan Senin (4/10/),” ujar Yusri, Kamis (30/9).
Baca Juga: Membanggakan, Tiga Film Indonesia Masuk Seleksi Festival Film Busan 2021, Ini Dia Judulnya
Yusri mengatakan pemeriksaan merupakan wewenang penyidik. Pihaknya tidak bisa berkomentar banyak terkait materi pemeriksaan.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham juga memeriksa Rafly terkait laporan tersebut. Rafly merupakan pegawai di Ditjen PAS.
“Ya, Inspektorat masih proses pemeriksaan terhadap Rafly. Masih didalami, jadi kami belum bisa memberi keterangan,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS, Rika Aprianti.***
Artikel Terkait
Waspada Penipuan Yang Mengatasnamakan Pegadaian. Begini Nih Modusnya
Pemerintah Kebut Program Vaksinasi, Penjahat Kebut Program Penipuan Data Diri
3.971 Lowongan PNS Diperebutkan 317.629 Peserta Tes SKD Kemenkumham
Anda Nasabah Bank BCA, Hati-Hati Dengan Modus Penipuan Ini
Buruan Daftar! PT KAI Lagi Buka Lowongan Besar-besaran nih