Romi Jahat Berpulang: Jejak Lirik Perlawanan Sang Ikon Punk Jakarta

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 10 Februari 2026 | 19:30 WIB
Ilustrasi Romi Jahat meninggal dunia (Instagram @rtjofficial)
Ilustrasi Romi Jahat meninggal dunia (Instagram @rtjofficial)

Pada 2009, Romi memilih membangun jalannya sendiri dengan mendirikan band Romi & The Jahats, yang awalnya bernama Romy and The Bad Boy.

Baca Juga: DPR Ambil Alih Beban BPJS PBI: Layanan Kesehatan Tetap Jalan Tanpa Henti Selama 3 Bulan

Nama “The Jahats” dipilih sebagai simbol ironi kehidupan, kekerasan sistem, dan intrik sosial yang konsisten ia suarakan dalam karya-karyanya.

Bersama Ableh, Chobex, dan Imam, RTJ melahirkan lagu-lagu ikonik seperti HORE, Tunggu Mati, hingga rilisan terakhir Suaraku pada 2025.

Warisan Sang Rock ‘N’ Roll Kotor Indonesia

Dedikasi Romi pada musik membuatnya dijuluki ikon Rock ‘N’ Roll Kotor Indonesia yang selalu tampil tanpa basa-basi di atas panggung.

Energi brutal, kejujuran lirik, dan keberpihakannya pada suara pinggiran menjadikan Romi lebih dari sekadar musisi.

Kepergian Romi Jahat meninggalkan ruang kosong besar, namun warisan sikap dan suaranya akan terus hidup di skena musik bawah tanah Indonesia.***

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Instagram @rtjofficial

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X