Harga Beras Merambat Naik, Buwas: Jangan Khawatir Naik Dikit, Harganya Tetap Terjangkau!

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 25 September 2022 | 08:17 WIB
Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso. (pic.perum bulog)
Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso. (pic.perum bulog)

TITIKTEMU.CO JAKARTA – Harga beras di sejumlah daerah dikabarkan mengalami kenaikan. Tak hanya beras kualitas premium, harga beras murah pun sedikit naik.

Menanggapi harga beras yang mulai merambat naik Perum Bulog menyatakan bahwa untuk menjalankan fungsi menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras, sepanjang tahun 2022 BUMN itu telah melaksanakan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH).

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Kuliner Jogja: dari yang Legendaris hingga Kekinian! Dari Gudeg, Angkringan Sampai Gelato

Baca Juga: Jogja Air Show 2022, Atraksi Dirgantara Spektakuler di 4 Lokasi Wisata Populer Jogja

Istilah Program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) Bulog,  pada prakteknya di lapangan lebih familiar di telinga publik dengan nama operasi pasar di seluruh wilayah Indonesia.

Terhitung dari awal tahun hingga minggu ke 3 September ini Bulog sudah menggelontorkan sebanyak 650 ribu ton beras Operasi Pasar demi menjaga harga beras di pasaran agar tidak terjadi lonjakan.

Baca Juga: Profil Dedi Mulyadi Anggota DPR RI yang Digugat Cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/9) seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman resmi Bulog mengatakan, sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk memastikan program KPSH.

KPSH  yang sudah berjalan lancar sepanjang tahun ini bakal makin dimasifkan agar tidak ada gejolak harga di tingkat konsumen.

“Masyarakat jangan khawatir, Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau walau di pasaran ada sedikit kenaikan harga. Kami melakukan pemantauan secara terus menerus di tengah situasi saat ini, berdasarakan pencatatan harga beras hanya mengalami sedikit kenaikan dikarenakan faktor kenaikan harga BBM dan memasuki musim gadu,” kata Buwas.

Baca Juga: Jejak Ferdy Sambo di Jateng: Omong Kosong, Kalau Ada yang Mampu Menolong Masuk Akpol dengan Cara Membayar!

Kegiatan Operasi Pasar atau Program KPSH yang dilakukan sepanjang tahun oleh Bulog ini terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen. Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Tiga Pilar Ketahan Pangan yang ditugaskan kepada Bulog yaitu ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas.

“Yang menjadi fokus kami saat ini adalah stabilitas harga beras di masyarakat, untuk itu kami akan upayakan semaksimal mungkin pelaksanaan program stabilisasi tersebut tanpa ada unsur kepentingan apapun kecuali kepentingan rakyat, terlebih ditengah situasi seperti sekarang,” tambah Budi Waseso.

Budi Waseso kemudian menjelaskan Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersediaan pangan ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X