ekonomi

Bayar biaya kuliah, mahasiswi ini tetap jualan bakso aci, meski pernah merugi

Kamis, 22 September 2022 | 14:11 WIB

TITIKTEMU.CO -Berupaya membantu perekonomian keluarga, mahasiswi  Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Semarang (USM) ini berjualan bakso aci.

Ainun Fela Shofiana, nama mahasiswi itu, mengungkapkan, ide berjualan bakso aci ini ia dapatkan setelah terdampak pandemi Covid-19. Ia merasa harus melakukan sesuatu untuk menambah penghasilan  kedua orangtuanya.

"Saya merasa saya harus bisa mencari uang setidaknya untuk memenuhi kebutuhan saya sendiri. Jadi tidak selalu mengandalkan orang tua. Selain itu saat saya menjadi mahasiswa dan kuliah offline saya sangat sibuk dengan organisasi kampus tetapi setelah adanya pandemi Covid-19, saya hanya menjadi mahasiswa yang monoton dan tidak
memiliki begitu banyak kegiatan," jelas Ainun.

Baca Juga: Ini 5 Pelaih yang Layak Dipertimbangkan Gantikan Brendan Rodgers Jika Dipecat Leicester City

"Hal tersebut membuat saya harus mencari ide untuk mengisi kekosongan waktu saya untuk hal-hal yang positif yaitu saya bekerja part time. Dan membangun usaha berjualan bakso aci yang sangat diminati oleh kebanyakan anak muda," lanjutnya.

Ainun menceritakan, pada awal memulai usaha berjualan bakso aci, Ainun hanya menggunakan sistem Pre Order (PO) hingga akhirnya ia memberanikan diri untuk menyetok ratusan makanan tersebut. Dan ternyata terjual dalam kurun waktu yang singkat,

"Awalnya saya hanya mencoba berjualan dengan sistem PO (Pre Order). Alhamdulillah setiap saya PO, pasti yang berminat membeli selalu meningkat. Dari situ saya memutuskan langsung untuk menyetok ratusan bakso aci dan langsung saya promosikan, dengan kurun waktu paling lama tiga hari langsung habis," ungkapnya.

Baca Juga: Young Lex ungkap pernikahan Reza Arap dengan Wendy hanya settingan saja. Ini konflik di antara 2 musisi itu

Mahasiswi yang mengidolakan sosok almarhum ayahnya itu menambahkan, tidak selamanya saat berjualan laku keras terus-menerus, Ainun mengaku beberapakali jualannya kurang laku. Namun ia tidak pernah patah semangat.

"Pernah d isaat saya sudah menyetok ratusan bakso aci, namun waktu itu hanya setengah dari stok yang terjual.Untuk sisanya, saya sudah berusaha untuk menjual tetapi memang belum ada yg berminat. Jadi bisa dikatakan saya rugi," ungkap Ainun.

"Tetapi hal tersebut saya jadikan pelajaran untuk ke depannya. Yang membuat saya bertahan di usaha ini, karena saya membangun bisnis ini di saat saya masih menjadi mahasiswa.Sehingga saya mempunyai jaringan yang luas untuk mempromosikan produk. Dan saya harus berusaha lebih keras lagi untuk menjual bakso aci saya," pungkasnya.***

Tags

Terkini