TITIKTEMU.CO JAKARTA - Komitmen Pemerintah Indonesia mencapai net zero carbon emission pada 2060 berupaya diwujudkan oleh kementerian terkait termasuk Kementerian BUMN.
Kalangan BUMN pun mendukung program itu, seperti yang dilakukan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).
Baca Juga: Simak 5 Istilah Umum dalam Layanan Perbankan Syariah
Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon Valentine Paling Keren, Desainnya Unik!
Komitmen SIG ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Kajian Implementasi Dekarbonisasi dalam Rangka Mendukung Program Netral Karbon 2060 dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI).
Penandatangan MoU dilakukan oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal dengan Direktur Utama BKI, Rudiyanto yang disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, pada Rabu 2 Pebruari 2022 lalu.
Baca Juga: Kuliner Khas: Tak Hanya Lezat, Pempek Ternyata Memiliki Filosofi yang Dalam
Selain SIG, penandatanganan MoU juga dilakukan oleh BKI dengan sejumlah BUMN diantaranya Pertamina, PLN, Perum Perhutani, Pupuk Indonesia, MIND ID, PTPN, dan EMI
Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, dalam operasionalnya, SIG telah melakukan inisiatif penurunan emisi karbon.
Pada tahun 2021, SIG telah melakukan beberapa program kerja utama yang merupakan bagian dari SIG Sustainability Initiatives untuk mendukung upaya penurunan emisi karbon.
Baca Juga: Simak Ini Perbedaan Tabungan dengan Deposito di Bank
Program-program kerja utama tahun 2021 tersebut diantaranya adalah penurunan clinker factor, peningkatan pemakaian alternative fuel dan efisiensi energy (listrik dan thermal).
Menurutnya, upaya lain yang dilakukan SIG dalam mendukung penurunan emisi karbon adalah implementasi renewable energy berupa solar panel.
“SIG telah menyelesaikan pilot project solar panel 10 kW yang terpasang di beberapa plant yaitu Ghopo-Tuban, Semen Padang dan Semen Tonasa dan telah beroperasi dengan baik menghasilkan energi listrik yang dimanfaatkan pada peralatan pabrik,” kata Vita Mahreyni dalam siaran pers yang diterima TITIKTEMU.CO.