TITIKTEMU.CO - Berencana membeli rumah lewat KPR di 2026? Jangan hanya fokus pada cicilan bulanan.
Banyak calon pembeli rumah gagal akad bukan karena penghasilan kurang, tapi karena tidak siap dengan biaya awal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang jumlahnya tidak sedikit.
Tahun ini, skema KPR memang semakin fleksibel, bahkan ada promo DP 0 persen. Namun, di balik itu, tetap ada berbagai biaya KPR 2026 yang harus disiapkan, seperti uang muka, biaya bank, pajak, hingga notaris.
Berikut panduan lengkap estimasi biaya KPR 2026 bagi yang berencana membeli rumah agar semuanya berjalan lancar.
Baca Juga: Simulasi KPR BCA 2026 untuk Rumah Rp500 Juta, dari Cicilan, Bunga, DP hingga Biaya Lengkap
Estimasi Uang Muka KPR 2026
Uang muka atau DP KPR masih menjadi komponen biaya terbesar dalam pembelian rumah. Meski beberapa developer menawarkan DP 0 persen, secara umum bank menetapkan ketentuan sebagai berikut:
Ketentuan DP KPR 2026
Rumah pertama: 0% – 5% dari harga rumah
Rumah kedua dan seterusnya: 10% – 20% dari harga rumah
Semakin besar DP yang dibayarkan, semakin ringan cicilan bulanan dan total bunga KPR yang harus ditanggung selama masa kredit.
Karena itu, DP ideal untuk KPR 2026 disarankan minimal 10 persen bila kondisi keuangan memungkinkan.
Biaya Bank dalam Pengajuan KPR 2026
Selain DP, ada sejumlah biaya bank KPR 2026 yang langsung dipotong atau dibayarkan saat kredit disetujui.