TITIKTEMU.CO, JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan tarif tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung yang akan diberlakukan pada pengoperasian komersial tahap awal setelah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Direktur Utama (Dirut) KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengungkapkan bahwa harga tiket kereta cepat Jakarta - Bandung untuk operasi awal akan ditawarkan Rp250 ribu.
Baca Juga: Sistem Zonasi PPDB Bakal Dihapus. Jokowi : Akan dicek secara mendalam!
"Pada awal pengoperasian, kami ada tarif yang menarik Rp250.000. Ini sedang kami ajukan ke Kementerian Perhubungan," kata Dwiyana di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis.
Dia menyatakan harga tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung Rp250 ribu hampir sama dengan Kereta Api (KA) Argo Parahyangan milik PT KAI yang menurutnya saat ini harga tiketnya Rp200.000-Rp250.000.
"Saat ini Argo Parahyangan telah ditarif pada hari biasa Rp200.000 dan ketika akhir pekan atau high season di Rp250.000, artinya tarif kereta api cepat hampir sama dengan tarif kereta api eksisting," ucap Dwiyana.
Baca Juga: Laga perdana Liga Inggris: Burnley Vs Manchester City reuni Vincent Kompany dengan sang mantan
Dengan harga itu, Dwiyana mengklaim bahwa pengguna transportasi itu bisa menghemat waktu berjam-jam, di mana hanya membutuhkan waktu 30 menit perjalanan Jakarta-Bandung (Padalarang).
"Bayangkan misalnya, saya bisa berangkat kerja dari rumah saya di Kota Baru Parahyangan dan sampai kantor di Halim 30 menit. Siangnya bisa pulang dulu untuk istirahat dan kembali sebelum istirahat siang selesai, dan sebelum malam kembali pulang," ucapnya.
Artinya, ucap Dwiyana, akan ada perubahan gaya kehidupan masyarakat di dua kota yakni Bandung dan Jakarta di mana dulu antarkota, akan berubah seperti tanpa jarak.
Baca Juga: Cegah Kanker Leher Rahim, Kemenkes Canangkan Perluasan Imunisasi Gratis
Baca Juga: Air Bersih Untuk Warga Kampung Laut Agar Tidak Sulit Saat Kekeringan Ini
"Ini akan mengubah peradaban. Jakarta-Bandung akan berubah menjadi commuter. Namun memang kereta cepat ini untuk segmen-segmen tertentu karena mereka yang membutuhkan kecepatan dan kenyamanan," ucapnya.
Namun demikian, dia yakin bahwa hadirnya kereta cepat Jakarta-Bandung yang akan beroperasi dengan kecepatan hingga 350 km/jam ini akan membantu mengurangi kemacetan di akhir pekan antara kedua kota ini.
Artikel Terkait
PT KAI Terapkan Aturan Terbaru Naik Kereta Api. Wajib Antigen atau PCR Bagi Mereka ini
PT KAI Luncurkan Taksaka Hype Trip, Kereta Api kekinian, pas dengan gaya milenial, fun sepanjang jalan
Persiapan Peresmian LRT Semakin Dekat, Menhub Cek Kesiapannya
Presiden Jokowi: Keamanan dan Keselamatan LRT Harus Diutamakan
Penggiat Seni Diajak Presiden Naik LRT, Ini Kesannya