Temukan Jawaban Kenapa Budgeting 50-30-20 Gagal Total Buat yang Gajinya di Bawah Rp5 Juta?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 30 Juli 2026 | 17:10 WIB

Padahal, sumber edukasi keuangan modern juga menempatkan aturan ini sebagai titik awal yang dapat disesuaikan dengan pendapatan, biaya hidup, dan tujuan masing-masing.

Bagi seseorang dengan gaji Rp4 juta, menabung 20 persen berarti menyisihkan Rp800 ribu setiap bulan. Bagus kalau bisa. Tetapi kalau angka tersebut membuat kebutuhan pokok harus dibayar dengan utang, strateginya justru berbalik arah.

Baca Juga: Hidroponik Sistem Sumbu Jadi Solusi Berkebun di Lahan Sempit, Mudah Dipraktikkan dan Hemat Biaya

Lebih masuk akal menggunakan pola yang fleksibel, misalnya 70-20-10: 70 persen kebutuhan, 20 persen keinginan, dan 10 persen tabungan.

Bahkan jika baru sanggup menabung 5 persen, itu bukan kegagalan. Rp200 ribu yang konsisten disimpan setiap bulan tetap lebih realistis daripada memaksakan Rp800 ribu lalu mengambilnya kembali sebelum akhir bulan.

Rumus Budgeting yang Lebih Cocok untuk Gaji di Bawah Rp5 Juta

Untuk penghasilan kecil, fokus pertama bukan mengejar angka ideal, melainkan membuat arus kas tidak jebol.

Baca Juga: Lurah Syerly Temui Warga usai Viral Ucapan 'Cie Curhat', Ulfa Tegaskan Tak Ada Konflik Pribadi

Urutannya bisa dibuat sederhana:

1. Hitung kebutuhan wajib terlebih dahulu.

2. Sisihkan tabungan sesuai kemampuan, meski kecil.

3. Batasi keinginan setelah kebutuhan dan tabungan teralokasi.

4. Evaluasi pengeluaran setiap bulan.

5. Naikkan persentase tabungan ketika penghasilan bertambah.

Jadi, budgeting 50-30-20 bukan gagal total. Yang gagal adalah ketika rumus dari kondisi ekonomi berbeda dipaksakan mentah-mentah ke dompet yang punya cerita sendiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X