Menurut PR Manager Vivo Indonesia, Alexa Tiara, kebijakan kenaikan harga dilakukan berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk pengelolaan biaya komponen.
“Penyesuaian harga tidak kami terapkan secara seragam untuk semua product series. Setiap series memiliki spesifikasi, struktur biaya, serta segmentasi pasar yang berbeda,” ujar Alexa.
Dia menyebut kenaikan biaya komponen, salah satunya RAM, sebagai faktor yang memengaruhi harga. Saat ini, harga memori global memang tengah mengalami kenaikan akibat pasokan yang terbatas.
Banyak produsen teknologi mengalihkan produksi memori untuk kebutuhan pengembangan kecerdasan buatan (AI), yang membutuhkan kapasitas RAM besar.
Kenaikan harga RAM ini sudah terasa sejak pertengahan 2025 dan diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan.
Meski begitu, Vivo menegaskan tetap berupaya menjaga keseimbangan antara spesifikasi, harga, dan kebutuhan konsumen di masing-masing segmen pasar.
Artikel Terkait
Nokia X200 2026 Datang Diam-Diam: HP Murah yang Siap Menemani Hari Panjang
Samsung Diam-Diam Panaskan Awal 2026: Galaxy A57, A37, hingga A07 5G Siap Meramaikan Pasar
Katalog Promo JSM Alfamidi 16–18 Januari 2026, Diskon Paling Diburu Akhir Pekan Ini
Katalog Promo JSM Indomaret 16–21 Januari 2026, Belanja Hemat dengan Diskon
Diskon Akhir Pekan Lengkap! Promo JSM Superindo 16–18 Januari 2026