Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah melalui Kementerian ESDM menggelar pertemuan dengan Shell, BP-AKR, ExxonMobil, dan Vivo. Hasilnya, disepakati mekanisme kolaborasi dengan Pertamina.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan SPBU swasta akan membeli base fuel dari Pertamina untuk kemudian dicampur sesuai standar masing-masing perusahaan. Selain itu, akan ada joint surveyor guna menjamin kualitas serta kesepakatan harga yang adil bagi semua pihak.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap pasokan BBM di SPBU swasta bisa kembali stabil, sekaligus memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.***
Artikel Terkait
Wamenpar Tinjau Geopark Maros-Pangkep Jelang Revalidasi UNESCO 2026, Pastikan Kesiapan dan Dukung Kolaborasi
Aksi Pidato Prabowo di Sidang PBB: Usul Pasukan Perdamaian, Disebut Selevel Bung Karno hingga Terinspirasi Nelson Mandela
Gaya Pidato Prabowo di PBB Jadi Sorotan: Riuh Tepuk Tangan Delegasi hingga Candaan Donald Trump
Prabowo Bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino, Erick Thohir: Dukungan Besar bagi Olahraga Indonesia
Mahfud MD Siap Gabung Komite Reformasi Polri, DPR: Sosok Kredibel untuk Perubahan Institusi