Program Desa BRILiaN sendiri dikembangkan untuk membangun desa yang tangguh, produktif, dan berdaya saing melalui penguatan pada empat aspek utama. Pertama, BUMDesa sebagai motor penggerak ekonomi desa.
Kedua, Digitalisasi dalam bentuk penerapan produk dan aktivitas keuangan berbasis teknologi. Ketiga, Sustainability, yakni mendorong desa agar mampu membangun secara berkelanjutan.
Dan keempat, Innovation, yang menumbuhkan budaya kreatif dalam menciptakan solusi berbasis potensi lokal.
Usaha Slondok Renteng Pak Mul berkembang dalam ekosistem pemberdayaan desa, dengan dukungan dari instansi pemerintah dan karena lokasinya berada di wilayah yang menjadi bagian dari program Desa BRILiaN yang diinsiasi BRI.
Kini, usaha tersebut mampu mencatatkan omzet puluhan juta rupiah per bulan, yang digunakan untuk menunjang operasional produksi serta kebutuhan sehari-hari.
Terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menegaskan bahwa program Desa BRILiaN merupakan program yang strategis dan berdampak.
“Desa BRILiaN merupakan program strategis BRI dalam menciptakan ekosistem ekonomi desa yang inklusif, berdaya saing, dan berbasis potensi lokal. Melalui pendekatan digitalisasi dan penguatan kapasitas pelaku usaha, BRI ingin memastikan setiap desa binaan dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan,” pungkas Hendy.***
Artikel Terkait
Bali Nature, UMKM Bali yang Tembus Pasar Global Berkat Dukungan BRI. Ini Kisahnya!
Dorong Sport Tourism dan Pemberdayaan UMKM Lokal, BRI Hadir di Purwokerto Half Marathon 2025
Begini Ini , Kalau 46 UMKM Kota Yogya Pameran di Mall Kenalkan Produknya
Dampak Nyata Prinsip ESG, Portofolio Sustainable Finance BRI Tembus Rp796 Triliun
Sukses Berkat KUR BRI, Wanita Ini Berhasil Sulap Kelor Jadi Aneka Olahan Pangan yang Digemari
UMKM Perhiasan Asal Mojokerto Ini Makin Bersinar Berkat Dukungan BRI, Siap Go Global