Fokus Baru: Evaluasi dan Pengembangan Nilai Ekonomi GBK
Lebih lanjut, Rosan mengungkap bahwa selama ini belum ada pihak yang secara khusus fokus terhadap pengembangan kawasan GBK.
Karena itu, Danantara akan melakukan evaluasi menyeluruh demi meningkatkan nilai ekonominya.
“Kami ingin melihat apa saja yang bisa dikembangkan dari GBK agar memiliki nilai tambah yang lebih besar bagi kota dan masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Rosan Roeslani: GBK Resmi Dikelola Danantara, Target Aset Capai 1 Triliun USD
Dari Kemensetneg ke Danantara: Lompatan Strategis
Sebelum resmi dikelola oleh Danantara, pengelolaan kawasan GBK berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara melalui unit Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK).
Peralihan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat pengembangan kawasan menjadi lebih produktif dan relevan dengan kebutuhan publik saat ini.***
Artikel Terkait
Badan Baru Pengelolaan Investasi, Muliaman Sebut Badan Pengelola Investasi Danantara Berbeda dengan Kementerian BUMN
Pidato Prabowo saat Luncurkan Danantara Indonesia: Strategi Baru Menuju Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Nasional
Diperkirakan Akan Kelola Aset Rp 15 Ribu Triliun, Ini Peran dan Tugas Petinggi Danantara, Termasuk Para Mantan Presiden RI yang Terlibat
Apa Itu Danantara Indonesia? Ada Nama Erick Thohir, Ini Dia Jabatannya...
Struktur Organisasi Danantara Terbentuk, Ini Dia Nama-Nama yang Berperan Penting?
Profil Rosan Roeslani Ditunjuk sebagai CEO Danantara: Pendidikan dan Harta Kekayaan Terbaru 2025
Presiden Prabowo Resmi Luncurkan DANANTARA. Begini Kata Pengamat
Peresmian Layanan Bank Emas, Prabowo Paparkan Kebijakan untuk Indonesia Berdikari Ekonomi, Devisa Hasil Ekspor hingga Danantara
Prabowo Ingin Pejabat BPI Danantara Bersih dari Titipan, Buka Opsi Rekrut Talenta Luar Negeri
Prabowo Optimis Danantara Bisa Kelola Aset hingga 1 Triliun USD: Momentum Kebangkitan Ekonomi Nasional