KOMITMEN TRANSISI ENERGI, Pertamina Hulu Rokan Manfaatkan PLTS Terbesar di Indonesia

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Rabu, 29 Mei 2024 | 15:25 WIB
Sejumlah pekerja melakukan pemasangan instalasi PLTS  di Blok Rokan, Provinsi Riau. (Ist/PHR)
Sejumlah pekerja melakukan pemasangan instalasi PLTS di Blok Rokan, Provinsi Riau. (Ist/PHR)

TITIKTEMU.CO, -  PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), memasang sebanyak 64 ribu panel surya yang terbentang di 28 hektare area PHR.

Hal itu dilakukan PHR sebagai komitmen Pertamina Group dalam mengurangi emisi dan pemanfaatan energi baru terbarukan untuk mendukung operasional bisnisnya.

Pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) tersebut merupakan kolaborasi antara Sub Holding Power & New Renewable Energy , Pertamina NRE dan subholding upstream, Pertamina Hulu Energi.

Baca Juga: The Girls Fest Jakarta 2024 Tambah Seru. Ditutup dengan Energi Girl Power Bersama Greysia Polii Hingga Penampilan V1RST

PLTS berkapasitas 25 Megawatt Peak (MWp) ini berada di area operasi migas PHR yang meliputi Rumbai, Duri, dan Dumai. 

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, sebagai pemimpin dalam transisi energi, Pertamina mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan terutama untuk bisnis eksistingnya.

Baca Juga: Rilis MV Terbaru! Ini Lirik Lagu KING KONG dari TREASURE yang Trending YouTube

Salah satunya, Fajar mengunkap melalui solar panel di kompleks PHR yang menjadi PLTS terbesar di Indonesia saat ini.

“PLTS tersebut akan mendukung operasional di wilayah kerja Rokan, sebagai salah satu showcase penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan, yang juga memiliki manfaat dalam mendorong optimalisasi bisnis,” jelas Fadjar. 

Baca Juga: Ulang Tahun Sragen Dimeriahkan Pawai Mobil Hias Dan Karnaval , Seseru Itu ?

PLTS Rokan ini merupakan wujud dari komitmen Pertamina dalam mendukung target net zero emission Pemerintah Indonesia pada tahun 2060. 

Fajar menambahkan, pada jangka panjang PLTS ini akan menghasilkan penurunan emisi hingga 23 ribu ton CO2 per tahun dan pengurangan pemakaian bahan bakar gas sebesar 352 jutaan metrik standar kaki kubik (MMSCF) per tahun, karena bersifat ramah lingkungan.

Baca Juga: ISTIMEWA! Alan Walker Terbang ke Medan Temui Guru Musik dan Siswa yang Viral di Medsos

Penggunaan energi ramah lingkungan ini berpotensi menghasilkan efisiensi hingga US$4,3 juta per tahun. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X