TITIKTEMU.CO DEMAK - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan flyover Ganefo Mranggen Kabupaten Demak Flyover sepanjang 780 meter itu dibangun menggunakan anggaran APBD senilai Rp 109 miliar.
Saat acar peresmian Kamis 13 Oktober 2022, orang pertama di pemerintah provinsi Jawa Tengah itu mengatakan siap mengawal aspirasi masyarakat terkait ditutupnya akses jalan di bawah flyover Ganefo, Mranggen, Kabupaten Demak.
Persoalan tersebut saat ini sedang dikomunikasikan Ganjar dengan Kementerian Perhubungan dan PT KAI.
"Kita butuh dialog, kalau ada masalah sampaikan saja kepada Gubernur. Ini demo karena tidak komunikasi terus momennya diambil. Mbok ya ngomong sama saya, nanti saya urus," ujarnya seperti dikutip TITITKTEMU.CO dari laman DPUMCK Jateng.
Baca Juga: Shalat Jumat, dan Hukumnya bagi yang meninggalkan sebanyak Tiga kali berturut-turut
Sebelum meresmikan flyover Ganefo Mranggen, Ganjar begitu sampai di lokasi langsung bergegas menemui warga yang menggelar unjuk rasa. Warga meminta agar akses jalan desa yang ditutup bisa digunakan lagi setelah flyover Ganefo jadi.
"Prosesnya kan musti sampai menteri ya sudah, terus kalau cuma surat-suratan tidak bisa. Pasti akan ada kajiannya. Maka tadi saya sampaikan kepada warga nanti saya urus. Mana yang sifatnya administrasi, mana teknis. Nanti kita ajak komunikasi sehingga semuanya biar berjalan dengan baik. Nggak ada yang nggak bisa dirembug, pasti ada," kata Ganjar.
Menurut Ganjar, setiap pembangunan pasti akan ada beberapa dampak, termasuk yang dikeluhkan oleh warga. Maka dari itu komunikasi intens dengan Kementerian Perhubungan dan PT KAI terus dilakukan guna melakukan mitigasi dan mencari solusi penyelesaian.
"Tadi permintaannya kan agar tetap bisa dipakai gitu kan. Nanti kita cek, yang penting jangan sampai mengganggu transportasinya. Simple saja sebenarnya. Kalau ditutup lewatnya mana, kalau dibuka bagaimana," katanya.
Ganjar menjelaskan flyover Ganefo Mranggen itu dulu dibangun juga atas dasar permintaan masyarakat agar lalulintas di sekitar perlintasan kereta api itu tidak macet.
"Flyover kan juga permintaan warga. Kalau dulu ini nggak dibangun ya kira-kira lebih sulit lagi transportasinya. Jadi ayo dijaga bersama dan semoga bisa bermanfaat untuk semua," kata Ganjar.
Artikel Terkait
Fly Over Ganefo Mranggen Demak Rampung Agustus, Ganjar Pranowo: Belum Bisa Kita Bereskan Lebaran Ini!
Ganjar Beri Bantuan Optimis Untuk Keluarga Terdampak Banjir Kalikeruh
Eko Kuntadhi mundur sebagai Ketum Ganjarist. Terungkap hubungan erat Ganjar Pranowo dengan mertua Ning Imaz
Ganjar Pranowo mengelak, bahwa Eko Kuntadhi bagian dari relawannya. Tegaskan tak pernah bentuk relawan
Ganjar Pranowo Padamkan Api di Pinggir Tol Bawen yang Timbulkan Asap, Bisa Sebabkan Kecelakaan
Aplikasi Tata Praja, Surat-Menyurat di Kantor Ganjar Cukup Dicek Via Smartphone
Anies Rasyid Baswedan Resmi Capres Partai Nasdem, Gusur Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa
Hasil Rembuk Rakyat, PSI dukung Ganjar - Yenny di Pilpres 2024
Denny Siregar suka NasDem pilih Anies, karena muluskan jalan Ganjar. Simak respon Niluh Djelantik