TITIKTEMU.CO DEMAK - Warga Kampung Sarwo Ijo Pucang Tama RW 28 Perumnas Pucang Gading, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen siap maju dalam Lomba Kampung Juara (LKJ) Kabupaten Demak 2002.
Warga setempat, Sadono ditugasi mempresentasikan persiapan kampung mereka dalam menghadapi lomba dengan hadiah yang menggiurkan itu, yaitu Rp 200 juta. Ia mengungkapkan pertemuan malam itu luar biasa.
Pertemuan itu digelar di halaman Balai RW 28. Tampak kompak berbagai elemen mengikuti rapat koordinasi persiapan mengikuti LKJ itu.
Mulai dari unsur ketua RT 1 sampai 6, pengurus RW, hingga pengurus PKK, Dawis dan bank sampah. Mereka berkumpul dengan duduk bersila, memakai formasi segi empat. “Saya merasa, seperti kita sudah menang..,” ungkap Sadono, yang disambut sumringah oleh segenap warga yang hadir.
Layak kalau optmisme itu menggelora, karena persiapan yang dilakukan memang tidak main-main. “Persiapan sudah dilakukan sejak bulan Januari hingga bulan Juli ini. Sekarang penanganan fisiknya sudah mendekati 100 persen,” jelasnya.
Ketua RW 28 Wagimin menyatakan optimismenya, kampung Sarwo Ijo bisa menjadi juara lomba tersebut. "Semua swadaya dari warga. Modal warga hanya semangat dan optimisme untuk menjadikan lingkungan yang hijau, asri dan sejuk. Untuk menjadikan kampung Sarwo Ijo Kampunge Wong Pucang Tama Menuju Kampung Destinasi berbasis Lingkungan," ungkapnya.
Perbaikan memang sudah dilakukan di sejumlah titik. Seperti gapura utama yang kini dibangun lebih megah. Di bagian atas gapura itu, kini bertengger tulisan SARWO IJO Kampunge Wong Pucang Tama. Gapura itu minimalis, namun justru menawan.
Apalagi kalau dilihat di malam hari, nampak lebih memesona. Paling atas dari gapura itu ada ornamen berbentuk rangka daun berwarna hijau, yang menunjukkan warga pemiliknya adalah pecinta tanaman.
Baca Juga: PPDB: Akses Terbatas Karena Sistem Zonasi, Siswa SMP di Solo Terpaksa Mendaftar Kelas Virtual
Bahkan jalan di belakang gapura itu juga berwarna hijau. Cocok jika pemukiman ini dinamakan kampung Sarwo Ijo. Artinya serba hijau. Yang juga tampak berubah adalah adanya sejumlah mural di kampung ini, sehingga membuat kampung ini menjadi makin bercita rasa seni yang kuat.
Yang istimewa juga ada taman dengan pancuran airnya di depan Balai RW 28. Tentu adanya pancuran ini membuat suasana sekitarnya menjadi lebih sejuk, asri dan damai. Ada nuansa Bali juga di taman ini, dengan ditempelnya kain warna hitam dan putih di pohon besar yang ada di taman itu.
Wagimin juga mengucapkan terimakasih kepada semua warga yang telah mendukung persiapan Kampung Sarwo Ijo mengikuti lomba tersebut. Ia juga mengapresiasi Bupati Demak yang telah menandatangani prasasti peresmian gapura Sarwo Ijo dan Balai Pertemuan RW 28. Serta Wakil Bupati Demak yang telah mengunjungi kampung tersebut pada Sabtu, 11 Juni 2022.
Artikel Terkait
Kepala SDN Batursari 7 Demak Absen Para Guru Saat Halal Bihalal. Minta Tahun Depan Keluarga Bisa Hadir
Kepala SDN Batursari 5 Demak Juara Berbagai Lomba Karya Tulis, Raih Hadiah Lebih dari Rp 100 Juta
Volume Sampah Meningkat Saat Lebaran, TPS di Desa Batursari Dibersihkan
BPBD Jateng Terjunkan Tim, Siaga di Posko dan Dapur Umum di Semarang dan Demak. Evakuasi Warga Terdampak Rob
Tiga Hal Baru Dalam PPDB 2022 SMA – SMK Negeri di Jateng. Tidak Ada Penjurusan di SMA