daerah

Puncak perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta digelar. Sulih, Pulih dan Luwih menjadi tema untuk bangkit

Sabtu, 8 Oktober 2022 | 22:36 WIB
Penampilan salah satu peserta dalam gelaran Wayang Jogja Night Carniva (WJNC) ketujuh di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Jumat (7/10/2022) (Tangkapan Layar YouTube Wayang Jogja Night Carnival #7)

WJNC #7 mengusung cerita Lokananta Arjuna Anugraha dimana Lokananta merupakan seperangkat gamelan dari Suralaya, istana dewa-dewa di kahyangan. Menurut cerita, gamelan ini hanya ditabuh secara khusus sebanyak dua kali, yakni dalam acara pernikahan Baladewa dengan Erawati dan Pernikahan Arjuna dengan Sembadra.

Selain sebagai wujud rasa syukur bersama masyarakat Kota Yogyakarta yang telah berhasil melewati masa pandemi Covid-19, tema gamelan juga dipilih untuk memberikan dukungan terhadap gamelan yang ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

Baca Juga: Mau jadi Idol KPop? Banyak Syarat Berat yang Harus Kamu Miliki, Beberapa di antaranya Adalah Ini

Seperti tahun sebelumnya, WJNC dimeriahkan oleh penampilan dari dari 14 kemantren di Kota Yogya mengusung cerita tokoh pewayangan berbagai penokohan wayang yang berbeda.

Penokohan wayang yang diusung yaitu Bathara Guru ditampilkan dari Kemantren Danurejan, tokoh Bathara Durga dari Kemantren Umbulharjo, tokoh Bathara Gana/Ganesha ditampilkan oleh Kemantren Gedongtengen, tokoh Arjuna dan Sembadra oleh Kemantren Gondomanan, serta tokoh Baladewa dan Erawati dari Kemantren Wirobrajan.

Kemudian tokoh Bidadari pembawa Klepu Dewandaru dibawakan dari Kemantren Pakualaman, tokoh Bathara Wisnu oleh Kemantren Mantrijeron, tokoh Bathara Brahma ditampilkan oleh Kemantren Tegalrejo, lalu tokoh Bathara Indra dari Kemantren Kraton, dan tokoh Bathara Bayu dari Kemantren Ngampilan.

Baca Juga: Sah! Presiden Jokowi: Alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA

Selanjutnya tokoh Bathara Narada ditampilkan dari Kemantren Gondokusuman, tokoh Bathara Supraba oleh Kemantren Jetis, tokoh Kamajaya Kamaratih dibawakan  oleh Kemantren Kotagede, dan tokoh Cingkarabala Balaupata ditampilkan oleh Kemantren Mergangsan.*** 

Halaman:

Tags

Terkini