“Keanehan ajaran Islam saat itu di antaranya, karena mengharamkan riba, juga memakai air untuk berwudhu, padahal saat itu di Arab masih kesulitan air. Saat itu orang Arab juga biasa punya istri 10, ajaran Islam membolehkan maksimal empat istri kalau bisa adil, padahal adil itu susah,” ungkapnya.
Ditambahkan sang ustadz, saat itu orang Arab masih banyak yang menyembah patung. Namun ajaran Islam mengajarkan tuhan itu satu yaitu Allah SWT, yang bahkan tidak bisa dilihat secara kasat mata oleh manusia.
Baca Juga: Netflix Rilis The Sound of Magic, Kisah Siswi Miskin dan Pesulap Misterius
Namun kini Ustadz Aji menyayangkan, kalau kini pola hidup umat Islam yang terkadang lebih mementingkan urusan duniawi daripada akheratnya. “Contohnya saat salat Tarawih, ada yang malah ke mal,” jelasnya.
Pernceramah juga menyampaikan betapa sederhananya kehidupan Rasulullah. “Nabi Muhammad sebenarnya punya penghasilan tetap yang begitu banyak, namun beliau membutuhkan hanya untuk makan saja, sisanya diberikan kepada umat Islam,” paparnya.
Sehingga seperti yang dituturkan dalam disertasi pengusaha muslim Muhammad Syafii Antonio, Rasulullah meninggal dalam keadaan miskin, tidak punya apa-apa. “Rasulullah sebenarnya seorang miliarder, namun hartanya digunakan dan disedekahkan untuk kepentingan umat Islam, sehingga menjadi energi dan kekuatan rohani untuk mendekat kepada Allah SWT,” paparnya.
Baca Juga: Hj Parsiti, S.Pd Miliki Anggrek Langka, Belum Berpikir untuk Berbisnis Bunga
Mengutip hadist nabi, pada akhir zaman, Islam akan kembali datang dalam keadaan terasing. Dan orang-orang yang masuk dalam keterasingan itu akan lebih beruntung. Orang-orang asing itu, adalah orang saleh, yang jumlahnya lebih sedikit dari manusia yang buruk.
Siraman rohani dari Ustadz Aji ini, tentu akan mengingatkan para peserta halal bi halal, untuk bisa kembali meningkatkan ketaqwaannya pada Allah SWT.
Setelah tausyah berakhir, peserta bisa menikmati hidangan yang lezat dari tuan rumah. Terutama sayur asem dengan sambelnya yang nikmat. Peserta juga mendapat oleh-oleh dari Bu Indras berupa bandeng presto. Dan acarapun diakhiri, dengan salaman bersama Kepala SDN 7 Batursari. ***
Ikuti beragam berita terbaru, olahraga, lowongan pekerjaan dan informasi bermanfaat lainnya di TitikTemu.co