Kisah naas datang dari jemaah pengajian Maulid Nabi di Kediri. Mereka mengalami keracunan makanan setelah menerima makanan kecil dan minuman dari seseorang di luar panitia kegiatan.
Kejadian ini menimpa sekitar 3.000 jemaah pengajian Majlis Ta'lim dan Sholawat Syubbanus Salimiyyah Sumbersari, Desa Kencong, Kecamatan Kepung, Kediri pada Selasa malam (1/10/2024).
Ratusan orang dilaporkan mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan snack yang diberikan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Disadur dari akun Instagram @rmol, salah seorang jemaah pengajian, Nur, menceritakan pengalamannya saat menerima makanan dari seseorang di luar panitia pengajian.
Ia dan putrinya merasakan mual, lemas, dan muntah setelah mengonsumsi makanan dan minuman yang mereka terima.
Begitu juga dengan Agus, seorang pedagang asongan jajanan keliling di sekitar pengajian, yang juga mengalami kejadian serupa bersama istrinya.
Kapolsek Pare AKP Siswo Edi mengungkapkan bahwa pihak berwenang telah melakukan penyelidikan terkait kasus keracunan makanan ini. Namun, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas pemberi makanan tersebut.
Kejadian ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Kediri. Banyak pihak yang mengecam tindakan tidak bertanggung jawab dari pemberi makanan kepada jemaah pengajian.
Mereka menuntut agar pihak berwenang segera mengungkap pelaku dan memberikan sanksi yang setimpal.
Baca Juga: Ini Dia Combine Harvester, Untuk Dukungan Meningkatkan Hasil Pertanian
Tidak hanya itu, kejadian ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya kehati-hatian dalam menerima makanan dan minuman dari seseorang yang tidak dikenal.
Kasus keracunan makanan seperti ini dapat berdampak serius bagi kesehatan dan keselamatan kita.
Masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan tidak segan-segan untuk menanyakan asal-usul makanan dan minuman yang diberikan oleh pihak lain.