Jelang arus mudik Lebaran, Polrestabes Semarang gelar rapat Forkompimda di Balaikota

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Selasa, 11 April 2023 | 12:30 WIB
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar.  (pic. polrestabes semarang)
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar. (pic. polrestabes semarang)

TITIKTEMU.CO SEMARANG - Polrestabes Semarang mengikuti Rapat Koordinasi dengan Forkopimda Kota Semarang dengan agenda persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H bertempat di Ruang Lokakrida kompleks Balaikota Semarang, Senin 10 April 2023.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menyatakan pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat akan dimulai tanggal 17 s.d 1 Mei 2023.

Baca Juga: Pingin Dapat Pahala di 10 Hari terakhir Ramadhan? Ini Amalan yang dicontohkan Rasulullah

Baca Juga: Korlantas Polri siapkan petugas dan manajemen demi ciptakan kelancaran arus mudik & arus balik Lebaran 2023

“Selama operasi ketupat, kami akan menggelar 14 pos yaitu 6 pos pelayanan, dan 6 pos pengamanan yang akan kami letakan di pintu-pintu masuk Kota Semarang, stasiun, bandara, terminal dan ada 2  pos terpadu di simpang lima yang bertugas untuk memantau atau monitor Kota Semarang dan pintu gate di tol Kalikangkung yang bertugas sebagai monitoring arus kendaraan mudik,” paparnya.

Dalam rapat Kapolrestabes juga menambahkan bahwa pengamanan kali ini bakal dikerahkan petugas sekitar 1.576 personil gabungan untuk pengamanan 14 Pos Pengamanan yang akan disiagakan untuk menghadapi arus Mudik dan arus balik Lebaran tahun 2023.

Baca Juga: Manchester City bertemu Bayern Muenchen dalam perjuangan meraiih tropi Liga Champions di perempat final

“Lebaran tahun ini berpotensi menimbulkan perbedaan hari, tapi prinsipnya sama atau tidak sama kami tetap kita amankan,” tambah Kombes Pol Irwan Anwar.

Terkait masalah takbiran keliling aparat di daerah masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat mengingat takbiran keliling adalah kearifan lokal.

“Menunggu keputusan Menteri Agama mengenai takbir keliling, kalo diperbolehkan maka nati kita perkuat dengan perwalinya atau surat edaran,” ujarnya.

Baca Juga: Simak keindahan arsitektur Masjid Jami' Al Baitul Amien Jember yang dikagumi Gubernur Khofifah Indar Parawansa

Sementara itu terkait momentum Lebaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mengimbau ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) untuk mendata para pemudik yang datang ke wilayahnya saat Lebaran 1444 Hijriyah untuk menjaga keamanan lingkungan.

"Karena RT-RW itu lembaga di wilayah tingkat bawah harus melakukan pendataan (pemudik, red.), siapa warganya, dari mana mereka datang, saudaranya siapa," kata Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman

Pria yang akrab disapa Pilus itu menjelaskan data pemudik yang dihimpun oleh RT-RW itu kemudian diteruskan sampai kepada kelurahan sehingga keluar-masuk warga di lingkungan bisa terdata dengan baik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Polrestabes Semarang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X