Baca Juga: Tayang di Bioskop 26 Juni 2025, Ini Sinopsis dan Fakta Menarik Film Animasi Warkop DKI Kartun
Peningkatan aktivitas kala itu membuat status gunung dinaikkan ke Level II (Waspada) sejak 2 Agustus 2019, sebelum akhirnya diturunkan kembali ke Level I pada 21 Oktober 2019.
Gunung ini memiliki sembilan kawah, dengan dua kawah utama di puncak yaitu Kawah Ratu dan Kawah Upas, yang paling sering menjadi pusat aktivitas vulkanik.
Peran Pemda dan Koordinasi Lintas Instansi
Pemerintah daerah, BPBD provinsi dan kabupaten diimbau terus berkoordinasi dengan PVMBG dan pos pengamatan gunung untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi akibat aktivitas vulkanik ini.
Dengan pendekatan kolaboratif dan informasi yang akurat, keselamatan masyarakat dan wisatawan bisa lebih terjaga, tanpa mengurangi daya tarik wisata Tangkuban Parahu yang tetap menjadi destinasi favorit di Jawa Barat.***
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 6,6 SR Baru Saja Guncang Bantul DIY, Jumat 30 Juni 2023
Ini Dia Respon Cepat Ratusan Petugas Menangani Gempa Di Bantul
Taiwan Membantu Pembangunan Kembali PAUD Yang Rusak Akibat Gempa
Jembatan Jurug B Sudah Dibuka. Dibangun dengan Teknologi Tahan Gempa 1.000 Tahun
Usai Shalat Jumat, Kemenag Imbau Umat Islam Gelar Salat Gaib untuk Korban Gempa Maroko dan Banjir Libya
Gempa Magnitudo 5.9 Guncang Bayah, Banten Terbaru Hari ini Rabu 3 Januari 2024, Apakah Berpotensi Tsunami? BMKG Beri Keterangan
Libur Sekolah, Taman Pintar Di Yogya Didatangi Pengunjung Yang Ingin Merasakan Gempa Bumi
Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Berlebihan Dengan Potensi Gempa Megathrust , Ini Kata Pakar UGM
Pemprov Jateng Keluarkan Surat Edaran Waspada Ancaman Gempa Megathrust
Faktor Penyebab Gorontalo Jadi Wilayah Rawan Gempa Bumi, Salah Satunya 'Dikepung' Sesar Aktif