TITIKTEMU.CO - Polisi kini tengah melakukan penyelidikan atas tragedi longsor yang terjadi di lokasi Galian C Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada Jumat, 30 Mei 2025. Peristiwa ini menyebabkan 14 orang meninggal dunia.
Diduga Karena Pelanggaran SOP dan Kurangnya Alat Pelindung Diri
Awalnya, dugaan penyebab longsor ini adalah karena pemilik tambang tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan, serta tidak menggunakan alat pelindung diri yang sesuai saat melakukan penggalian.
Hal ini mengacu pada pasal 359 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terkait kelalaian yang mengakibatkan kematian.
Baca Juga: Fakta Terbaru Longsor Tambang di Cirebon: 14 Orang Meninggal, 8 Masih Dicari
Enam Saksi Sedang Diperiksa untuk Mendalami Kasus
Sebanyak enam saksi telah dimintai keterangan untuk membantu penyelidikan lebih lanjut atas insiden longsor tambang di Gunung Kuda.
Proses ini penting untuk mengungkap penyebab dan siapa yang bertanggung jawab dalam tragedi ini.
Pemprov Jabar Minta Pemkab Cirebon Tetapkan Status Tanggap Darurat
Menanggapi insiden ini, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengajukan permintaan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk menetapkan status tanggap darurat selama satu minggu sejak kejadian.
Tujuan dari status darurat ini adalah mempercepat proses evakuasi warga yang terdampak sekaligus mencegah risiko longsor susulan yang mungkin terjadi.
Baca Juga: Tragedi Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon: 10 Korban Jiwa dan Kondisi Terkini
BNPB Terlibat dalam Koordinasi Penanganan Bencana
Herman menambahkan bahwa permintaan status tanggap darurat ini juga sudah didiskusikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagai langkah menjaga keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat yang terkena dampak.
Artikel Terkait
Masyarakat Bruno Purworejo Diimbau Waspadai Adanya Longsor Susulan
Gerak Cepat, Pemkot Yogya Segera Bangun Rumah Terdampak Talud Longsor Ngampilan
Pemkab Pekalongan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana , Buntut Banjir Dan Longsor
Operasi Modifikasi Cuaca Untuk Percepat Penanganan Longsor Pekalongan , Yang Korbannya Sudah 21 Orang
Karena Longsor Parah, Purworejo Kerahkan Alat Berat Bersihkan Material Tanah
Kota Pekalongan Kirim Relawan Bantu Korban Longsor Petungkriyono
Perbaikan Jembatan Yang Rusak Karena Longsor Dan Banjir Jadi Prioritas, Untuk Membuka Akses Desa
Longsor Putus Akses Jalan, Bupati Agus Gondrong Tinjau Lokasi
Longsor di Temanggung, Bupati Agus Gerak Cepat Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan
Tragedi Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon: 10 Korban Jiwa dan Kondisi Terkini