Ia juga menambahkan bahwa setiap perkembangan dalam proses penyelidikan akan dibagikan kepada publik secara transparan demi menjawab pertanyaan dan keprihatinan masyarakat.
Ucapan Belasungkawa untuk Keluarga Korban
Tak hanya fokus pada penyelidikan, TNI AD juga menyampaikan empati mendalam terhadap keluarga korban.
Brigjen Wahyu menyatakan bahwa para prajurit yang gugur adalah pribadi-pribadi berdedikasi tinggi yang tengah melaksanakan tugas negara.
“Kami, seluruh jajaran TNI Angkatan Darat, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kehilangan ini,” ujar Wahyu.
Ia menambahkan bahwa kehilangan ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga besar TNI, tetapi juga oleh masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
“Kami turut berduka atas meninggalnya para warga sipil yang menjadi korban dalam kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tambahnya.
Respons dan Langkah Selanjutnya
Masyarakat Garut dan sekitarnya kini menanti hasil dari investigasi resmi.
Ledakan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tapi juga menciptakan kekhawatiran mengenai prosedur keselamatan dalam pemusnahan amunisi kadaluarsa.
TNI AD diharapkan dapat memberikan penjelasan transparan terkait prosedur standar operasional, evaluasi risiko, serta upaya pencegahan agar insiden serupa tidak terjadi lagi di masa depan.
Baca Juga: PAUS LEO XIV: PERTPAUS LEO XIV : PERTANDA ZAMAN (2): BUKAN TEOLOG, BUKAN DIPLOMAT
Duka dan Harapan
Artikel Terkait
Ledakan Amunisi Usang di Garut Tewaskan 13 Orang Termasuk Seorang Kolonel: TNI AD Selidiki Penyebab Tragedi
Pasca Insiden Ledakan Amunisi di Garut Yang Tewaskan 13 Orang Termasuk Seorang Kolonel, TNI Segera Sterilkan Lokasi
Kronologi Ledakan Amunisi di Garut, Terdapat Perangkat Bahan Peledak yang Tetiba Meletus dari Dalam Lubang
Pilu Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut, Tepis Dugaan Ayahnya Jadi Pemulung Sisa Bahan Peledak