Mbok Yem yang Telah Berpulang dan Asal-usul Warung Puncak Lawu yang 'Mahal'

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 24 April 2025 | 18:40 WIB
Nasib Warung puncak Lawu setelah Mbah Yem meninggal  (X.com/irfansugiharto)
Nasib Warung puncak Lawu setelah Mbah Yem meninggal (X.com/irfansugiharto)

TITIKTEMU.CO - Sebuah kabar duka menyelimuti para pencinta alam, khususnya pendaki Gunung Lawu.

Wakiyem atau yang lebih dikenal dengan sebutan akrab Mbok Yem, tokoh yang sangat melegenda di kalangan pendaki, telah meninggal dunia pada Rabu, 23 April 2025, dalam usia 82 tahun.

Baca Juga: Pemegang Saham BBRI Panen Dividen Final Senilai Rp31,4 Triliun, Setara Rp208,40/saham.

Sosok Legendaris di Jalur Pendakian Lawu

Bagi siapa pun yang pernah mendaki Gunung Lawu, nama Mbok Yem bukanlah sesuatu yang asing.

Beliau adalah pemilik warung tertinggi di jalur pendakian Gunung Lawu, yang terletak tak jauh dari puncak Hargo Dumilah, ketinggian lebih dari 3.000 mdpl.

Warung ini telah menjadi titik istirahat penting bagi ribuan pendaki yang menapaki jalan menuju puncak.

Baca Juga: 5 Jalur Pendakian Gunung Lawu Tersepi dan Paling Ramai yang Wajib Dicoba, Mana Favoritmu?

Turun Gunung Terakhir Karena Kondisi Kesehatan

Kepala Dusun Cemoro Sewu, Agus, membenarkan kabar kepergian Mbok Yem.

Ia menjelaskan bahwa Mbok Yem telah turun gunung sebelum Ramadan karena kondisi kesehatannya menurun.

Biasanya, beliau hanya turun sekali setahun untuk berkumpul bersama keluarga saat Lebaran. Namun tahun ini, Mbok Yem harus pulang lebih awal.

Bahkan, demi menuruni jalur pendakian, beliau harus ditandu oleh enam orang karena fisiknya sudah tak sekuat dulu.

Baca Juga: Sama-sama di Lereng Lawu, Ini Rekomendasi Kebun Teh yang Masih Alami, Letaknya 15 Kilometer dari Kemuning

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: @mainoutdoor

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X