TITIKTEMU.CO-Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Bandung, Jawa Barat, setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.
Akibatnya, Sungai Citarum dan Cikapundung Kolot meluap, merendam ribuan rumah di empat kecamatan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melaporkan sebanyak 8.043 rumah terdampak di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Dayeuhkolot, Bojongsoang, Baleendah, dan Margahayu.
Selain itu, sejumlah fasilitas umum, sekolah, dan tempat ibadah juga ikut terendam.
"Kami telah melakukan pendataan dan monitoring di wilayah terdampak.
Banjir ini dipicu oleh tanggul Sungai Cikapundung Kolot yang jebol, sehingga menyebabkan aliran air tertahan dan meluap ke pemukiman," ujar Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska, Minggu (9/3).
Dampak Banjir: Ribuan Rumah dan Fasilitas Umum Tergenang
Dari data sementara BPBD Kabupaten Bandung, banjir ini berdampak pada:
- 8.043 unit rumah tergenang
- 6 sekolah terdampak
- 19 tempat ibadah terendam
- 13 fasilitas umum tergenang
Ketinggian air bervariasi mulai dari 10 cm hingga 160 cm, menyebabkan sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Baca Juga: BPBD DKI Jakarta: Banjir yang Merendam 122 RT Kini Telah Surut, Warga Mulai Bersih-Bersih
Evakuasi Warga: 635 Jiwa Mengungsi ke Tempat Aman
BPBD bersama tim gabungan segera mengevakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman. Hingga kini, tercatat 246 kepala keluarga (KK) atau sekitar 635 jiwa telah mengungsi.
"Kami telah mendirikan tenda pleton di lokasi yang lebih tinggi untuk menampung para pengungsi. Selain itu, tim medis dari Dinas Kesehatan dikerahkan untuk memantau kondisi kesehatan mereka," tambah Uka.
Artikel Terkait
8 Akses Jembatan di Bogor Putus Akibat Banjir, Bakal Kembali Pulih Jelang Idul Fitri 1446 Hijriah
RSUD Kota Bekasi Terendam Banjir: Listrik Padam hingga Pasien ICU Dievakuasi
Banjir Rendam Alat Kesehatan yang Butuh Sumber Listrik di RSUD Bekasi
BRI Peduli Gerak Cepat salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir Jabodetabek
Relokasi Jadi Opsi Atasi Banjir di Bekasi, Menteri PKP Maruarar Sirait Tinjau Kesediaan Warga
Peralatan Sekolah Hingga Seragam Terendam Banjir, Pelajar Pengungsi di Jakarta Timur Mengadu ke Mensos