“Hoaks yaitu informasi yang dibuat-buat atau direkayasa untuk menutupi informasi yang sebenarnya. Dengan kata lain, hoaks diartikan sebagai upaya pemutarbalikan fakta menggunakan informasi yang seolah-olah meyakinkan akan tetapi tidak dapat diverifikasi kebenarannya,” ungkapnya.
Baca Juga: 25 Mahasiswa Asing UGM Diajak Jelajahi Budaya Lokal Gunung Kidul
Guntur menambahkan, tujuan dari hoaks adalah membuat masyarakat merasa tidak aman, tidak nyaman, dan kebingungan.
Sementara Erwina menambahkan, bahwa seiring perkembangan teknologi Informasi yang semakin pesat, penyebaran hoaks pun menjadi sangat mudah, terutama di kalangan pengguna media sosial (medsos).
Baca Juga: Xiaomi 14 Bawa Kamera Leica, Cek Spesifikasi Lengkapnya
Salah satu penyebab tingginya penyebaran hoaks di Indonesia adalah karena kecakapan literasi digital masyarakat yang masih cukup rendah.
“Sebagian besar dari masyarakat masih enggan berpikir kritis dan kurang memperoleh literasi digital. Di sisi lain, ada indikasi sikap kurang percaya kepada pemerintah, berikut belum pandainya masyarakat memilih dan memilah sumber informasi mana yang akurat dan yang abal-abal,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Pemilu 2024, Aturan PKPU 15/2023 Parpol Dilarang Pasang Logo di Tempat Umum
PT KAI Bakal Ganti Rel Kereta Api, Waktu Tempuh Solo ke Wonogiri Jadi 30 Menit
Keren Nih! Ada Karnaval Batik dan Kuliner Klangenan Wonogiren di Alun-Alun Wonogiri
Wonogiri Youth Fest 2023 Meriahkan Hari Sumpah Pemuda. Belasan Event digelar hingga Akhir Oktober
Sasaran Tercapai, TMMD Reguler Ke-118 Wonogiri Resmi Ditutup
KPU Umumkan Hasil Tes Kesehatan Paslon Capres-Cawapres, Ini Hasilnya