TITIKTEMU.CO - Pendakwah millenial sekaligus aktor film Gus H dr Muhammad Haris atau yang akrab disapa Gus dr Haris, berkunjung ke sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur. Tepatnya berada di dua wilayah yakni Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan.
Gus dr Haris yang juga pengusaha serta berprofesi sebagai seorang dokter ini sempat sowan ke KH Mutawakkil Alallah pengasuh pnpes Zainul Hasan Genggong di Probolinggo didampingi Gus Alba. Sedangkan di Pasuruan kunjungannya ke ponpes Salafiyah Pasuruan bertemu KH Idris Hamid plus melakukan ziarah ke makam sosok kharismatik Mbah Abdul Hamid.
Di Pasuruan juga mengunjungi Ponpes Sidogiri Pasuruan untuk sowan kepada KH A Fuad Noerhasan ditemani Gus Saiful Nuri atau Gus Ipung. Disini Gus dr Haris diberikan doa barokah oleh KH A Fuad Noerhasan.
Dalam rombongan kunjunganGus dr Haris ini ke beberapa ponpes di Jawa Timur ini terlihat jugan mantan Menteri Perdaganga M Lutfi, yang juga terlihat turut melakukan ziarah ke Makam Mbah Abdul Hamid di Ponpes Salafiyah Pasuruan.
KH Nutawakkil Alallah merupakan paman dari Gus dr Haris. Sedangkan KH Hasan Genggong merupakan Buyut dari dokter yang juga pendakwah tersebut.
Moh Haris Damanhuri Romly nama panjang dari Gus dr Haris ini, bukan hanya fasih di bidang agama dan kesehatan. Tapi juga pengusaha sehingga menerima Anugerah NUComic 2022 Kategori Tokoh Penggerak Ekonomi Pesantren ini.Untuk film, Gus Haris pernah membintangi film berjudul "Lima Titipan Ilahi," produksi Crozcomp Cinema Makmur. Dalam film yang dirilis pada tahun 2006 tersebut, ia memerankan sosok Gus Nur.
Gus dr Haris digadang-gadang menjadi calon Bupat Probolinggo mendatang
Artikel Terkait
Setelah dinilai menghina Ning Imaz, ini yang akan dilakukan Eko Kuntadhi di Ponpes Lirboyo
Eko Kuntadhi ditemui pengasuh Ponpes Lirboyo. Dimana Ning Imaz ya?
Kapolri sambangi ponpes Mbah Moen dan Gus Baha. Polri dan ulama kerja sama dinginkan situasi
Sandiaga Uno apresiasi Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang kembangkan UMKM ekonomi kreatif
Dari Ponpes Ora Aji, Erick Thohir Berpesan Jangan Miskin Hati dan Kemampuan Dalam Membangun Indonesia