sosok

VIRAL Dosen UPN Yogyakarta Diduga Lecehkan Mahasiswi: Investigasi Berlanjut, Status Mengajar Terancam

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:30 WIB
UPN Veteran Yogyakarta Nonaktifkan Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual

TITIKTEMU.CO - Dalam berita yang mengguncang dunia pendidikan, seorang dosen dari UPN Veteran Yogyakarta terpaksa dinonaktifkan akibat dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi. Kasus ini mencuat setelah laporan dari sejumlah korban yang mengungkapkan perilaku tidak pantas sang dosen selama bimbingan akademik. Investigasi sedang berlangsung, dan pihak kampus berkomitmen untuk menangani masalah ini secara serius demi keamanan dan kenyamanan mahasiswa.

Dosen yang terlibat adalah seorang pria dari Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, yang diduga telah melakukan tindakan pelecehan sejak tahun 2022. Dengan sekitar 15 orang korban yang melapor, pihak kampus mengambil langkah cepat dengan mengeluarkan keputusan penonaktifan sementara terhadap dosen tersebut per tanggal 19 Mei 2026. Kebijakan ini diambil untuk memastikan kelancaran investigasi yang sedang berlangsung.

Modus Operandi Pelecehan yang Dilakukan Dosen

Dari hasil investigasi awal, terungkap bahwa modus operandi dosen tersebut melibatkan penyalahgunaan relasi kuasa terhadap mahasiswi. Beberapa alumni dan korban mengungkapkan bahwa dosen tersebut sering mengajak mahasiswi untuk makan, menonton film, atau menawarkan tumpangan. Selain itu, ia juga menawarkan bantuan dalam mengoreksi tugas kuliah atau skripsi secara pribadi, yang seharusnya tidak dilakukan dalam konteks akademik.

Lebih parah lagi, beberapa tindakan tidak pantas dilaporkan terjadi secara langsung di depan mahasiswi. Misalnya, saat sesi bimbingan berlangsung, dosen tersebut mendadak berganti pakaian atau melepas baju, yang jelas sangat tidak pantas dan melanggar norma kesopanan. Kontak fisik tanpa persetujuan dari mahasiswi juga menjadi salah satu modus yang dilaporkan oleh para korban. Tindakan ini jelas menciptakan lingkungan yang tidak aman bagi mahasiswa, terutama bagi mereka yang berada dalam posisi rentan.

Tindakan Pihak Kampus dan Komitmen untuk Keamanan Mahasiswa

Menanggapi situasi ini, pihak UPN Veteran Yogyakarta bertindak cepat dengan menonaktifkan dosen terduga pelaku dari semua aktivitas akademik. Ketua Satgas PPKPT UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga hak belajar mahasiswa lainnya dan memastikan bahwa investigasi dapat berjalan tanpa gangguan. Tugas mengajar pelaku kini telah dialihkan kepada dosen lain untuk menjaga kelancaran proses belajar mengajar di jurusan tersebut.

Kampus juga berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan identitas serta keamanan para korban selama proses investigasi. Bagi siapa pun yang merasa menjadi korban atau memiliki informasi tambahan terkait kasus ini, pihak kampus mengimbau untuk melapor melalui email resmi satgas.ppks@upnvyk.ac.id. Dengan langkah-langkah tegas ini, diharapkan situasi serupa tidak akan terulang di masa mendatang, dan mahasiswa dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

Tags

Terkini