Selama lebih dari dua dekade, ia berhasil:
- Menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Barcelona.
- Menjadi pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak.
- Mengoleksi puluhan trofi domestik dan internasional.
- Membentuk trio legendaris bersama Xavi Hernandez dan Andres Iniesta.
Di bawah asuhan Pep Guardiola, Barcelona memainkan sepak bola tiki-taka yang membuat Messi tampil di level terbaik sepanjang kariernya.
Pindah ke Paris Saint-Germain (PSG)
Pada tahun 2021, Messi meninggalkan Barcelona akibat kendala finansial yang dialami klub.
Keputusan tersebut menjadi salah satu momen paling emosional dalam dunia sepak bola.
Ia kemudian bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) dan bermain bersama Neymar serta Kylian Mbappe.
Selama dua musim di Prancis, Messi membantu PSG meraih beberapa gelar domestik.
Bergabung dengan Inter Miami
Pada pertengahan 2023, Messi memilih melanjutkan karier di Inter Miami yang berlaga di Major League Soccer (MLS).
Kehadirannya langsung membawa perubahan besar terhadap perkembangan sepak bola Amerika Serikat.
Messi sukses membantu Inter Miami meraih trofi pertama dalam sejarah klub sekaligus meningkatkan popularitas MLS di tingkat global.
Karier Bersama Timnas Argentina
Perjalanan Messi bersama Argentina penuh dengan tantangan sebelum akhirnya mencapai puncak kejayaan.
Setelah beberapa kali gagal di final turnamen besar, ia akhirnya berhasil mempersembahkan berbagai gelar bergengsi.
Artikel Terkait
Kapan Kick-off Final Piala Dunia 2026? Simak Jadwal Spanyol vs Argentina, Jam Tayang di Indonesia dan Cara Menontonnya
Cara Nonton Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Live di TVRI, MAXStream, dan Folaplay
Link Live Streaming Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Duel Messi vs Lamine Yamal Kick-off Pukul 02.00 WIB
Prediksi Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain, hingga Ramalan Skor
Mengenal Stadion New York/New Jersey, Venue Final Piala Dunia 2026 yang Simpan Kenangan Pahit Lionel Messi