Pernah Jadi Sorotan dalam Kasus Dugaan Penguntitan
Nama Febrie Adriansyah sebelumnya juga pernah menjadi perhatian publik pada Mei 2024.
Kala itu, muncul dugaan penguntitan terhadap dirinya oleh oknum anggota Densus 88 Antiteror Polri saat berada di sebuah restoran di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
Febrie membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan persoalan itu telah diselesaikan sebagai urusan kelembagaan antara Kejaksaan Agung dan Polri.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resah Timnas Indonesia Belum Lolos Piala Dunia, Minta Erick Thohir Cari Solusi
Rekam Jejak Menangani Kasus Korupsi Besar
Febrie Adriansyah memulai karier sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kerinci, Jambi, pada 1996.
Sebelum dipercaya menjadi Jampidsus, ia berkarier di bidang tindak pidana khusus Kejaksaan Agung dan terlibat dalam penanganan sejumlah perkara korupsi berskala besar.
Beberapa kasus yang pernah ditanganinya antara lain perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya, PT Asabri, serta dugaan korupsi fasilitas kredit di PT Bank Tabungan Negara (BTN).
Pada Januari 2022, Febrie resmi dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Dalam jabatan tersebut, ia bertanggung jawab menangani perkara pidana khusus, termasuk tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).***
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Resah Timnas Indonesia Belum Lolos Piala Dunia, Minta Erick Thohir Cari Solusi
Prabowo: Pemilik Mobil Mewah Harus Siap Bayar BBM Mahal, Rakyat Kecil Tetap Dilindungi
Ahli Kunci Ungkap Brankas Berisi 74 Kg Emas di Rumah Sentul Tersembunyi di Balik Lemari Kamar Lantai Dua
Viral Pengamen Anak di Medan Bertemu Keluarga, Ilham Akhirnya Pulang Setelah Videonya Ramai di Media Sosial
Sekjen Kementerian PU Bakal Telusuri Pembocor Surat Dinas Menteri, Warganet Soroti Nasib Whistleblower