Dubes Australia Temui Gubernur Wayan Koster, Bahas Kebangkitan Pariwisata Bali

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 21 November 2021 | 07:34 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster berikan cinderamata kain tenun endek Bali kepada Dubes Australia untuk Indonesia, Penny Williams PSM. (pic. pemprov bali)
Gubernur Bali Wayan Koster berikan cinderamata kain tenun endek Bali kepada Dubes Australia untuk Indonesia, Penny Williams PSM. (pic. pemprov bali)

TITIKTEMU.CO DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster menerima kunjungan kerja Duta Besar Australia untuk Perwakilan Indonesia, Penny Williams PSM di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Penny Williams yang didampingi Konsul Jenderal Australia di Bali, Anthea Griffin mengaku sangat senang berkunjung ke Bali untuk pertama kalinya, sejak ia ditetapkan sebagai pejabat Dubes Australia untuk Indonesia, pada September lalu.

“Saya sangat senang disini, karena Bali punya ikatan yang kuat dengan Australia. Bagi Saya pribadi Bali punya memori indah di masa kecil Saya dulu,” ungkap mantan Wakil Sekretaris DFAT yang juga pernah bertugas sebagai Dubes Australia untuk Malaysia tersebut, seperti dilansir laman Pemrov Bali, Kamis (18/11).

Baca Juga: Solo, Yogya dan Bali Jadi Pilot Project Wellness Tourism Indonesia, Apa itu Wellness Tourism?

Baca Juga: Nonton WSBK di Sirkuit Mandalika, Ganjar Pranowo Salut dengan NTB

Penny Williams berharap kondisi pandemi semakin membaik, kemudian hubungan antara Australia dan Bali akan terus ditingkatkan.

“Saya harap tahun 2022 akan semakin baik dan penerbangan bisa lebih dibuka lagi, karena mobilitas warga di dua negara sangat penting untuk menjaga hubungan yang terbina selama ini,” ujarnya sembari menyampaikan dihadapan Gubernur Koster bahwa saat ini Pemerintah Australia masih sangat selektif di dalam pembukaan pintu penerbangan dan sedikit demi sedikit akan dibuka dengan melihat kondisi pandemi di Australia.

Baca Juga: Keren ! Solo Akan Mempunyai Destinasi Kampung Wisata Prajurit Wiro Tamtomo

Sementara itu, Gubernur Bali menginformasikan sejauh ini pandemi Covid-19 telah menunjukan kondisi yang melandai.

“Kita bekerja keras untuk penanganan Covid-19. Kasus baru harian sudah melandai dan stabil di angka satu digit. Bali juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat terutama Presiden RI dan Kemenko Marves RI. Sehingga Bali sudah masuk ke fase yang menggembirakan, dimana pasien yang sembuh lebih banyak dari yang positif, yang meninggal juga jauh menurun dan astungkara lebih sering di angka 0,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Gubernur Koster meyakini program vaksinasi yang terus dikebut hingga kini telah melebihi target, menjadi faktor utama menurunnya kasus Covid-19 di Bali. “Saya meyakini ini hasil dari angka vaksinasi yang tinggi, sehingga herd immunity sudah terbentuk,” katanya sembari menjelaskan dari data terakhir persentase suntik vaksin dosis pertama di Bali sudah mencapai 108 persen. Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua sudah mencapai di angka 88 persen. Angka itu termasuk warga luar Bali dan WNA.

Baca Juga: 7 Wisata Kuliner Khas Boyolali, Sekali Nyoba Jadi Ingin Kembali

“Aktivitas memang sudah mulai normal, namun Prokes masih ketat. Bersyukur masyarakat Bali sangat disiplin, sekarang saja menurut survey Kemenkes lebih dari 98 persen masyarakat tetap mengenakan masker,” kata Gubernur Bali jebolan ITB ini.

Kesiapan Bali untuk menerima wisatawan atau tamu dari luar negeri juga didukung oleh persiapan Pulau Dewata yang akan menjadi tuan rumah Koferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan berlangsung pada Tahun 2022 mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: baliprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X