Batik di Lasem sudah ada sejak abad ke-18 oleh warga keturunan Tionghoa di Karangturi. Batik diproduksi di rumah-rumah tua yang berusia lebih dari 150 tahun.
Dari rumah-rumah inilah batik Lasem terkenal bukan hanya di Indonesia, tapi juga mancanegara.
Baca Juga: Batik, Dibabar dan Dititik. Jangan Pernah Menyebut Ecoprint Sebagai Batik
Alhasul, di Kampugturi ini tdaik haya melihat proses pembuatan batik, tapi juga menikmati puluhan rumah berarsitektur Tionghoa pada zaman dulu.
Dinding-dinding tebal, pintu dengan hiasan ukiran khas Tionghoa, dengan warna-warna khas adalah keindahan tersendiri.
Alamat: Desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Buka setiap hari selama 24 jam, dan biaya masuk gratis.
Baca Juga: Eksotisme Batik Tua di Dalem Wuryaningratan, Solo
4. Roemah Oei
Roemah Oei adalah rumah bersejarah di Lasem. Dibangun tahun 1818, dan baru dibuka untuk umum tahun 2018.
Rumah ini mempertahankan arsitektur dan dekorasi aslinya, yaitu Tiongkok. Sangat otentik dan vintage.
Roemah Oei memiliki banyak spot yang instagramble dan Instagenic. Rumah ini merupakan penginapan dengan harga per kamar mulai Rp215.000 per malam.
Di setiap akhir pekan, penginapan ini menyajika pentas kesenian Tiongkok dan Lasem di bagian tengah rumah merupakan tempat terbuka.
Baca Juga: Seperti Kembali ke Zaman Batu, Ini 7 Desa Megalitikum yang Layak Dikunjungi
Alamat di Jl. Jatirogo No.10, Pandeyan, Karangturi, Lasem, Rembang. Buka setiap hari 24 jam. Tiket masuk gratis.
Artikel Terkait
Menikmati Senja di Ujung Senja
Tanah Papua... Ada 5 Surga di Ujung Timur Indonesia
Kampung Naga, Menjaga Tradisi Leluhur di Dasar Lembah
Horeee! Bus Tingkat Werkudara dan Kereta Uap Jaladara Jalan Lagi, Gaes...
Sendratari Ramayana di Prambanan Ternyata Libatkan 200 Penari Lebih, Kapan Ya Ada Pertunjukan Lagi?
Gunungkidul Banyak Tempat Wisata Menanti Kunjungan Anda
7 Gunung Kecil Ini Menawarkan Wisata Alam Pegunungan yang Indah Banget!
Hotel Pelangi, Hotel Tertua dan Saksi Bisu Sejarah Kota Malang