Salah satu pengusaha batik di Kauman, Gunawan Setiawan, mengatakan Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman ikut mengembakan sektor wisata.
“Jadi Pemkot Solo yang menata kampung, warga tugasnya mem-branding Kauman sebagai kampung wisata batik, dan heritage,” ujar Gunawan.
Branding itu dalam bentuk event terkait dengan batik, seperti peringatan Hari Batik, workshop gratis pembuatan batik, dan pameran batik.
“Kampung Kauman arahnya untuk wisata religi, sejarah, belanja, dan edukasi. Paket wisata mengunjungi keraton, Masjid Agung, dan Pasar Klewer,” kata Gunawan.***
Artikel Terkait
Kampung Naga, Menjaga Tradisi Leluhur di Dasar Lembah
Menengok Stasiun Pulau Air, Persinggahan Kereta Api Tertua di Sumatera Barat
Sambut Wisatawan, Hotel Milik BUMN Terapkan Aplikasi PeduliLindungi
Museum Sewu Rai, Wisata Spiritual Seribu Wajah Bernuansa Jepang
Sports Track Hutan Tinjomoyo, Destinasi Wisata Baru di Semarang
Imbas Pandemi, Monyet-monyet di Bali Kelaparan Serbu Pemukiman Warga
DAMRI Telah Membuka Rute Yogyakarta ke Dieng untuk Mendukung Peningkatan Pariswisata